Tuesday, July 21, 2009

Penemuan Tsuchinoko - ular legendaris Jepang

Pada 6 Juni 2001, di sebuah kota resort bagi para peski yang bernama Mikata, Jepang ditemukan seekor reptil yang tidak biasa, yaitu reptil yang dianggap sebagai hewan mistik "Tsuchinoko", seekor makhluk berbentuk ular legendaris yang pertama kali disinggung pada abad ke-8.



Makhluk itu pertama kali disinggung dalam "Kojiki", sebuah teks kuno abad ke-8 yang merupakan sebuah manuskrip bahasa Jepang tertua di dunia. Walaupun banyak penampakan makhluk ini yang dilaporkan selama periode perang, namun laporan ini ditanggapi dengan skeptis mengingat tidak ada satupun makhluk yang pernah tertangkap untuk dipelajari.

Namun semuanya berubah, menurut pejabat pemerintah lokal bernama Toshikazu Miyawaki, makhluk yang berhasil ditangkap oleh penduduk Jepang beberapa waktu yang lalu adalah benar makhluk legendaris tersebut. "Kami memutuskan untuk membiarkan hewan ini beradaptasi dengan lingkungan barunya." Katanya. Pemerintah lokal telah membangun sebuah kandang untuk hewan tersebut.

Menurut laporan-laporan sebelumnya, Tsuchinoko adalah seekor reptil yang memiliki panjang antara 30cm - 80cm dengan kepala yang lebih besar dan taring yang beracun. Hal yang membedakannya dengan ular lain adalah ia mengeluarkan suara mencicit seperti tikus. "Menimbang ciri-ciri tersebut, kami dapat memastikan bahwa hewan itu adalah benar Tsuchinoko," Kata Miyawaki. "ketika dibawa ke balai kota, tubuhnya benar-benar tebal dan pendek. Beberapa orang juga mendengar ia mencicit.

Kota kecil Mikata sendiri sering menggunakan laporan penampakan hewan ini sebagai bahan penarik perhatian bagi para turis. Dan pada tahun 1989, walikota Tsujio Yoshida bahkan mengumumkan sayembara dengan hadiah tanah seluas 330 m2 bagi siapa saja yang bisa menangkap Tsuchinoko.

Miyawaki mengatakan bahwa hewan yang tertangkap itu memiliki panjang sekitar 70 cm ketika ditangkap pada 6 Juni 2001, sekarang telah bertumbuh hingga 1 meter. Setelah lebih dari seminggu dipamerkan ke publik di dalam aquarium plastik, reptil itu kelihatan lelah. Setelah kondisinya stabil pemerintah kota baru akan memikirkan cara meneliti hewan itu. Mungkin dengan mengambil sampel DNA dari tubuhnya.

Jadi, butuh waktu bagi orang yang menangkapnya untuk menerima hadiah tanah yang dijanjikan. "Bahkan jika ternyata hewan itu bukan Tsuchinoko, tetap saja hewan seperti itu belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia. Saya berharap spesiesnya akan diakui oleh masyarakat dunia." Kata Miyawaki.

(Japantimes.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.

25 comments:

  1. saya tau misteri yang pas yaitu jhon titororang yang mengaku berasal dari tahun 2036 dia kembali ketahun kemasalalu untuk mencari komputer tua ibm 5100 yang mengerti bahasa unix yang hanya dibuat tahun itu dan yang mengerti tentang itu hanya kru ibm itu dan tidak dibuat lagi selain itu kalian percaya aku tidak

    ReplyDelete
  2. lho bukannya giant temennya nobita doraemon penemu ular tsb?

    ReplyDelete
  3. hahaha setuju! ketemu di taman tempat mereka biasa main

    ReplyDelete
  4. tikus mutan! hohohoho.... :)

    ReplyDelete
  5. Itu beneran apa hoax sih ?
    Mohon pencerahannya ?!
    Penasaran deh...

    ReplyDelete
  6. Berita ini dimuat di Japantimes.com. Jadi penemuan ular itu benar adanya. Soal tsuchinoko atau tidak masih diteliti. Tapi bentuknya memang mirip dengan deskripsi tsuchinoko.

    ReplyDelete
  7. HIII....
    Bentuknya seperti belut, tetapi di darat ?
    itu spesiesnya begitu atau.. hewan gaib??

    ReplyDelete
  8. eh..klo sy waktu kecil ada tuh cerita rakyat sunda yang katanya suka ada ular di sungai yang gtw mana kepala mana buntut soalnya bentuknya buntet kaya di atas..katanya itu ular siluman,
    yah namanya juga cerita rakyat...tapi kok ada kemiripan y m ular dari jepang itu..
    hehehe...CMIIW

    ReplyDelete
  9. dijawa tengan juga ada bang yg kaya gitu! namanya ulo montong! tapi kalo dijawa setiap orang yg bertemu ular itu pasti akan sakit.. menurut mitos sih, dan banyak saksi yg udah liat ular kaya gitu kok dipersawahan tapi presentasinya kecil mungkin dalam 500 orang hanya ada 1 yg pernah melihatnya
    dan kebanyakan orang2 sendiri ga berharap bertemu ular itu dikarenakan mitos kesialan ..
    maaf ngelantur cm dari gambaran memang makhluk itu seperti banyak diceritakan masyarakat jawa tengah.

    ReplyDelete
  10. bro enigma ada yg copy neh... tapi nulis sumbernya gini..sumber:tidak menarik...wah kurang ajar bgt nih orang...http://wong168.wordpress.com/2009/07/22/penemuan-tsuchinoko/

    ReplyDelete
  11. kenapa y waktu saya cari di internet berita soal tsuchinoko cuma ada di blog misteri sama berita di link yang ini? kenapa ga diberitain lebih besar?

    ReplyDelete
  12. ga nyambung tuh yang ngepos pertama!!!

    ReplyDelete
  13. seperti legenda nyata di kampung saya,
    ada seekor ular (bisa dikatakan mirip ular), yang tidak memanjang, bentuknya lonjong dari ujung ke ujung. saya lupa sebutannya.
    "ular" ini sering membuat lubang di tanah, dan lubangnya sering dipakai oleh ular lain untuk berlindung/bertelur.
    ular ini sering diartikan sebagai ular pembuat lubang untuk ular lainnya.
    dimana kita ketahui bahwa ular tidak bisa menggali atau membuat lubang.

    dan mereka benar2 ada.

    ReplyDelete
  14. sudah aku jawab kan

    di sunda memang daerah tujuan migrasi pertama dari ular buntung setelah menempuh ribuan mil dari jepang sebagai daerah asal mula

    ReplyDelete
  15. @Agn: wahaha itu kayaknya nama blog gan. bukan bilangin blog enigma nggak menarik. hehe. ane pernah liat soalnya. emang nama blognya TidakMenarik. berarti sebelum blog wordpress itu, blog TidakMenarik udah copas duluan dari sini. tapi ane bukan yang punya lho... hehe

    tentang tsuchinoko ini sebenernya ane rada2 lost. kan kayaknya udah jelas2 makhluk ini emang ada kan ya. tapi kenapa masih dipertanyakan keotentikannya berhubungan dengan legenda2 jepang? memangnya apa bedanya tsuchinoko yang ada dengan yang di legenda?

    ReplyDelete
  16. Aku jadi teringat yg diceritakan seorang ibu2 tetanggaku di kampung waktu kecil. (di daerah Porsea - Tapanuli Utara).
    Suatu sore di perjalanan pulang dari sawah si ibu itu melihat "ular jadi2an", bentuknya ular gemuk tapi pendek seperti ular yg dipenggal, berwarna abu2, melintas begitu saja dihadapannya.
    Mungkinkah yg dimaksud si ibu itu sebangsa Tsuchinoko.
    Setelah ane googling gambar2 Tsuchinoko ini, ada sedikit perbedaan dengan mahluk yg dideskripsikan si ibu itu, dia bilang "seperti ular yg dipenggal". Sementara si Tsuchinoko ini masih ada bentuk ekornya yg meruncing. Atau bisa jadi si ibu itu menggunakan kata "seperti dipenggal" untuk menekankan kalau mahluk itu bener2 pendek.

    ReplyDelete
  17. tsuchinoko=ular kaadut, sejenisular sanca atau phytoon yang tubuhnya pendek gemuk, suka di tempat basah atau berair, klo di tempat kering atau kenyang abis makan, dia seperti ular bego, gak bergerak seperti ular mati, bahkan disaat kenyang paling gampang buat ditangkap, ituh persamaannya, perbedaannya adalah ular kadut gak beracun tapi klo tsuchinoko beracun.

    ReplyDelete
  18. Kalo diliat sih tsuchinoko ini mirip ular harimau,karna ular harimau tuh pendek dan gemuk.tapi mudahan yang ditangkap itu beneran tsuchinoko

    ReplyDelete
  19. bentuknya mirip sekali dengan belut listrik ..

    ReplyDelete
  20. Kira-kira tahun 1985, saya pernah lihat makhluk seperti ular pendek, hitam, dari atas mirip siluet ikan, merayap di dinding triplek rumah (Banjar Patroman). Saya masih umur belasan tahun, karena takut akhirnya saya penggal kepalanya. Bagian perut warna terang, kontras dgn bag atas ular ini. Saya buang bangkainya. Persis esok hari, ternyata muncul lagi bentuk ular yg sama, persis di tempat ular pertama. Dan saya penggal juga ular kedua. Kata orang, itu sepasang ular yg bersarang dkt rumah. Just share.

    ReplyDelete
  21. ada beneran tuh, kalo di indonesia ada yg nyebut ular kendang, ular buntung, ular sawa pendek, banyak masyarakat yg percaya itu ular jadi jadian karena bentuknya yang aneh, padahal itu ular beneran yang sudah langka saya pernah melihat saat di tangkap di daerah tenggarong, dan kakek saya cerita waktu masih bertugas tni sering makan ular buntung di daerah sumatra

    ReplyDelete
  22. waktu aku dulu pas masih kelas 4 sd (* sekitar tahun 2003) diajak ibuku ke sawah nganterin makan siang buat buruh tani, pas mereka lagi makan, aku bilang mo main deket sungai, eh tiba-tiba lihat ular tapi kok pendek amat, warnanya coklat belang hitam, mau tak tangkap tapi gerakannya cepet banget walopun pendek, trus ilang dibalik rumput2 liar, tak cari kesana kemari tetep gak nemu, pengalaman yg berkesan.

    ReplyDelete