Tuesday, October 20, 2009

Apakah isu pemanasan global akan dipakai sebagai alat membuat satu pemerintahan dunia ?

Tanggal 7-19 Desember 2009 nanti, PBB akan menyelenggarakan konferensi perubahan iklim di Kopenhagen. Lalu apa gunanya konferensi tersebut ? Seorang penasehat sains mantan perdana menteri Inggris, Margaret Thatcher, menjawabnya. Menurutnya tujuan konferensi itu adalah untuk menciptakan satu tata pemerintahan dunia yang baru, sesuatu yang dikuatirkan namun telah diduga oleh banyak orang.


Selama ini kita hanya menerima apa yang diberitakan media-media mengenai pemanasan global, kita disuguhi dengan isu-isu yang menakutkan seperti :

Pemanasan global akan mengkiamatkan bumi.

Es di Arktik akan lenyap pada tahun 2020 dan akan menenggelamkan sebagian besar kota di dunia.

Bumi akan melepuh pada tahun 2100.

Perlu konsensus global untuk melawan efek pemanasan global.

dan bla..bla...bla.

Persis seperti judul novel Michael Crichton, "State of Fear", Inilah kondisi yang ingin diciptakan. Novel yang dianggap science fiction ini menceritakan sekelompok eco-terrorist yang menciptakan ketakutan untuk mendorong agenda politik mereka lewat isu pemanasan global. Lewat novelnya juga, yang terbit tahun 2004, Crichton telah mempertanyakan dasar sains argumen pemanasan global versi Al Gore.

Media dunia dikuasai kaum liberal, karena itu, mereka yang menolak adanya pemanasan global akan dianggap sebagai aktivis sayap kanan konservatif yang radikal. Tentu saja ,ini berakibat panggung diskusi (bukan argumentasi ilmiah) klimatologi dikuasai ilmuwan-ilmuwan pro Al gore.

Luar biasanya, para "deniers", begitu mereka menyebut ilmuwan yang menolak pemanasan global versi Al Gore, dianggap sebagai penganut teori konspirasi yang paranoid. Bahkan saya pernah menyaksikan di televisi, para "deniers" dihina dan dianggap sebagai ilmuwan yang tidak kredibel oleh para ilmuwan pro Al Gore.

Melihat banyaknya bukti yang menunjukkan tidak adanya pemanasan global, agak mengherankan kalau reuters baru-baru ini merilis pernyataan Prof. Peter Wadhams bahwa es di Arktik akan mencair total dalam 20 tahun (tentu saja berita ini juga dikutip dengan meriah di media-media Indonesia). Prof Wadhams dan koleganya mendorong perlunya sebuah perjanjian baru pada konferensi Kopenhagen Desember 2009 nanti.(reuters.com)

Jadi apa yang sebenarnya sedang terjadi ?

Mungkin ini jawabannya ! Sebuah berita mengejutkan datang dari Minnesota. Pada tanggal 15 Oktober 2009 kemarin, Lord Christoper Monckton, penasehat sains mantan perdana menteri Inggris, Margaret Thatcher, di Bethel University, St Paul, Minnesota, mengatakan bahwa tujuan utama Konferensi PBB mengenai perubahan iklim yang akan diselenggarakan di Kopenhagen adalah untuk menggunakan isu pemanasan global sebagai fondasi untuk membangun satu pemerintahan dunia ! Ini membenarkan kecurigaan para penganut teori konspirasi !

Lord Monckton dikenal telah sejak lama menentang teori pemanasan global Al Gore. Ia pernah memasang iklan di Washington Post dan The New York Times untuk menantang Al Gore berdebat, namun tidak digubris.

Dalam pertemuan di Minnesota itu, ia mengatakan :
Pada konferensi PBB mengenai perubahan ilklim di Kopenhagen Desember nanti, sebuah perjanjian akan ditandatangani. Presidenmu akan menandatanganinya. Kebanyakan negara dunia ketiga akan menandatanganinya karena mereka mengira akan memperoleh uang banyak dari situ. Mayoritas dari pemerintahan sayap kiri Uni Eropa akan menyetujuinya. Artinya, tidak ada satu pemerintahanpun yang tidak menandatanganinya.
Lord Monckton melanjutkan :
Saya sudah membaca isi perjanjian itu bahwa satu pemerintahan dunia akan dibuat. Pemerintahan dunia ini adalah satu dari tiga tujuan entitas yang baru ini. Tujuan keduanya adalah untuk mentransfer kekayaan negara barat ke negara-negara dunia ketiga untuk memenuhi apa yang disebut "Hutang iklim" - karena dunia barat telah membakar CO2 dan mereka tidak. Karena dunia barat telah mengacaukan iklim dan mereka tidak. Dan tujuan ketiga dari entitas baru ini adalah pemaksaan penyelenggaraan negara olehnya.
Walaupun "transfer kekayaan dari negara barat ke negara-negara ketiga" kedengarannya menyenangkan bagi kita, penduduk Indonesia, tapi sesungguhnya metode ini lebih mirip dengan Marxisme dibanding keadilan.

Dalam presentasinya selama satu setengah jam, Monckton memaparkan berbagai data ilmiah yang sekaligus membantah klaim Al Gore di film "An Inconveniant Truth".

Monckton yang mendasarkan argumennya pada data ilmiah telah sejak lama menyebut bahwa histeria pemanasan global adalah alat ideologi yang digunakan oleh politisi sayap kiri untuk memaksakan pajak global dan membangun satu pemerintahan dunia yang akan dikendalikan oleh PBB.

Sementara Al Gore pergi berkeliling dunia untuk menyebarkan paham pemanasan globalnya, sekelompok ilmuwan, yang semakin hari bertambah banyak jumlahnya masih bertanya : Dimanakah bukti adanya pemanasan global ?.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa pada tahun 2007, pengadilan Inggris telah memutuskan bahwa film "An Inconvenient Truth" berisi 11 kesalahan mendasar dan memutuskan apabila film itu ingin dipertontonkan, maka 11 kesalahan itu harus disinggung sebelumnya.(newsbuster.org)

Bulan Agustus 2009 kemarin, pemimpin organisasi Greenpeace, Gerd Leipold, mengakui di depan wartawan BBC bahwa klaim yang mereka sebarkan lewat press release di bulan Juli 2009 bahwa es Arktik akan mencair total pada tahun 2030 adalah klaim yang salah. Ia mengakui bahwa Greenpeace telah berbohong dengan tujuan untuk lebih menggugah para pemimpin dunia. (breitbart.com)

Pukulan paling berat bagi ilmuwan pemanasan global pro Al Gore datang pada awal September 2009 kemarin. Prof Mojib Latif, salah seorang peneliti utama di IPCC (lembaga iklim PBB) mengakui bahwa suhu global memasuki fase mendingin dan mungkin baru akan memanas kembali pada tahun 2020. Pukulan ini menjadi berat karena Prof Latif adalah ilmuwan pro Al Gore. (bbc.co.uk)

Sekarang, bahkan media berpengaruh seperti BBC telah mempertanyakan bukti pemanasan global.(news.bbc.co.uk)

Jadi, apa maksud Prof Wadhams ketika ia mengatakan Es Arktik akan mencair total dalam 20 tahun ? Apakah ia bermaksud menegasikan pernyataan Prof Latif dan Gerd Leipold ?

Apakah perang opini sudah dimulai ?


Saya rasa apa yang selama ini disebut sebagai novel science fiction akan segera berubah menjadi science, bukan fiction lagi !!

(fightinwordsusa.wordpress.com)

Notes :
Dengan menulis ini, saya tidak sedang berusaha melarikan diri dari tanggung jawab menjaga lingkungan. Walaupun saya bukan aktivis lingkungan, tapi saya adalah pencinta lingkungan. Namun, saya tidak pernah menggunakan isu lingkungan untuk mengambil keuntungan dari orang lain.

Saya mencintai dan menjaga lingkungan karena satu hal sederhana, yaitu karena bumi adalah rumah saya.


Saya punya dua alasan mengapa menulis mengenai konspirasi pemanasan global.

Alasan pertama, setelah sebelumnya saya menulis 2 tulisan mengenai konspirasi pemanasan global, banyak yang bertanya mengenai sumber-sumber tulisan saya karena mereka tidak bisa menemukan media atau buku yang membahasnya di Indonesia (mungkin ada, tapi tidak terlalu dikenal). Jadi saya memutuskan untuk terus menulis mengenai isu pemanasan global untuk memberikan informasi tambahan bagi mereka yang ingin mengetahui masalah ini.

Alasan kedua, Saya ingin menyeimbangkan perdebatan mengenai pemanasan global yang jelas kurang adil. Dengan demikian mungkin kita bisa mencegah terciptanya junk science yang baru. Bagi beberapa orang mungkin ini tidak penting, tapi bagi saya penting.
Dialektika Hegel !

Baca juga : Konspirasi pemanasan global - mempertanyakan motivasi Al Gore.

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.

49 comments:

  1. mantap2!!
    PERTAMAX!!

    ReplyDelete
  2. Thanks for these information...keep posting...

    ReplyDelete
  3. klo memang pemanasan global itu tdk ada y bgus. Tapi sebagai manusia kita wajib menjaga bumi kita yg tercinta ini

    ReplyDelete
  4. jadi--kita bukan sedang ga global warming dong?
    justru global warmingnya ntaran gitu? *agak ga nangkep*

    ReplyDelete
  5. terlepas dr itu semua yah mas enigma, aku rasa sudah sejak zaman dahulu kala memang banyak yg ingin menguasai dunia.....

    ReplyDelete
  6. Anda bukan para normal, anda bukan pengamat dan penggemar UFO, anda bukan ahli cryptozoology(walaupun anda suka dengan cryptozoology) dan yang pasti anda bukan penganut teori konspirasi yang paranoid!

    TAPI JELAS ANDA ADALAH SEORANG BLOGER YANG SUKA DENGAN BERMACAM2 MISTERI.
    SUKSES YHA!! Up To date selalu


    -HeNdrIk-

    ReplyDelete
  7. Enigma... enigma... biang konspirasi internasional. hehehe.. mohon artikel tentang mahluk gaib di Indonesia donx, kayak pocong, kuntilanak dan sebangsanya.. kan lagi ngetren tuh pilemnya (kayak paku kuntilanak nya dewi persik)

    ReplyDelete
  8. wakakakaka.....salah satu penggemar Kant(Critique of pure reason).....suatu thesis , menjadikannya antithesis....dan sintesis....hidup dialektika Hegel......wakakakakaka

    ReplyDelete
  9. betul, global warming tidak dpt diprediksi dan datangnya tiba2, ini terjadi karena dipengaruhi oleh gejala alam itu sendiri seperti halnya waktu jaman es yg datangya tiba2 dan terbukti ditemukan fosil mamoth beserta makanan yg belum selesai dikunyah(lupa daerah mana)berupa tumbuhan segar yg jelas tumbuhan tsb tidak akan tumbuh pd musim dingin

    ReplyDelete
  10. iya bner. gak ada salahnya mbaik2in bumi ini.
    membentuk dunia dalam 1 pemerintahan... kayak tujuan iluminati-freemasonry tuh

    ReplyDelete
  11. wah, aku baru MENDARAT di blog ini.Blog yg bagus dan berkualitas, aku suka :)
    oh ya, om Enigma tlg dunx dibahas tentang AREA 51, apa benar itu konspirasi?

    Trus tlg dibahas jg tentang fenomena makhluk dimensi lain (bukan maksudku tentang makhluk gaib lho..), aku penasaran banget dgn yg namanya 'higher intelligent being' dari dimensi lain, atau makhluk yang disebut sbg 'pure energy being'..
    Semoga om Enigma paham yang aku REQUEST (!) :)

    terus berkarya ya..!

    ReplyDelete
  12. keep posting bro, you're the best

    ReplyDelete
  13. Mantap tulisannya bro saya copy dan saya tampilkan di blogdetik bro mohon ijin. huehehehe

    ReplyDelete
  14. ampe grinpis ikut2an bo'ong.makin abu2 aja.bingung mo percaya sama ilmuan yg mana.
    aplgi stlh baca koran pagi ini(Republika,rabu,21.10.09)tntng NASA dn misi d bulan sehbngan dengan ditemukannya bukti bahwa terdapt air d kutub2 bulan.Salah satu ilmuwan NASA yg turut misi tsbt, Steward David Nozette(52), di tahan FBI dg tuduhan jd mata2 badan intelijen Israel, Mossad.ia diduga menjual data rahasia dg imbalan sjmlh uang dn paspor Israel.Jaksa yg mnangani kasus tsbt mngutip kterangan rekan Nozette bahwa Nozette mengaku akan pergi ke Israel atau negara lain dan akan bercerita tentang apa yang diketahuinya tentang fasilitas pertahanan AS (yg pngndali cuaca itu kli y?),jika pemerintah AS menjatuhkan hukuman penjara kpdnya.
    ngga tau ada apa dgn Israel,US dn nozette dg kasus curi-mncuri-rahasia mreka itu.ilmuwan oh ilmuwan
    btw bang enigma, ini jd numpang share. maklum sya ndak ada blog.jd numpang d sni.ijin y bang.tengs.

    ReplyDelete
  15. bagaimanapun juga isu efek rumah kaca benar adanya. buktinya waktu kecil kita semua mana pernah merasakan panas hingga 35-37 derajat celcius seperti sekarang?? jadi, mari jaga bumi kita tercinta dengan menanam pohon...
    LANJUTKAN..

    ReplyDelete
  16. Nggg...
    Pemanasan global??.. kayaknya belum deh.. Kalo pemanasan lokal iya...

    ReplyDelete
  17. ujung-ujungnya kalo nggak duit ya kekuasaan.
    manusia..manusia.lupa apa idup sebentar...
    emang manusia itu jenis binatang tapi ada akal. jadi demi memenuhi naluri kebinatangannya, nggak tanggung-tanggung pake akal.
    VIVA ENIGMA..

    ReplyDelete
  18. nah inilah yang menjadi keprihatinan kita semua. konservasi lingkungan selalu bercampur aduk dengan kepentingan politik dan ambisi segelintir orang. Kita masih perlu mengklarifikasi tingkat kejujuran, validitas dan reliabilitas data-data terkait temperatur global seperti data yang coba saya kumpulkan di sini. Seandainya pun benar ada pemanasan global dalam skala yang membahayakan umat manusia dalam waktu dekat (20-30 tahun) apakah manusia bersedia memperbaiki dan mengendalikan aktivitasnya? Inilah masalah yang bisa menjadi perdebatan peradaban.

    ReplyDelete
  19. emeng sekarang banyak konspirasi nih, gw juga pernah baca buku digramedia(cuma sinopsis nya) kalo flu babi itu memang sengaja di tularkan dan disebarkan oleh ilmuan untuk melihat dampak virus tersebut pada manusia.

    ReplyDelete
  20. dialektika hegel dibawa-bawa?

    ReplyDelete
  21. saya mau tanya nih,

    apa bener WHO + FAO (yg notabene badan PBB) d tahun 2012 nanti bakal memanipulasi gizi makanan dalam rangka mengurangi jumlah penduduk dunia hingga 90%?? (tujuan untuk mengurangi jumlah penduduk ini adalah untuk mengatasi global warming)
    dan apa bener konspirasi diatas yg saya maksud itu sbg ajang pemimpin dunia untuk membentuk pemerintahan dunia baru??

    karena dulu saya pernah melihat video seorang wanita tua yg membongkar semua rencana PBB d tahun 2012 itu melalui live webcam di youtube, saya lupa judul video nya apa dan siapa nama wanita itu, tapi yg jelas dy itu org terkenal dan bagian dari PBB.

    kalo bisa enigma telusuri jg ttg misteri ini,,, makasih.

    keep up for enigma mistery blog

    ReplyDelete
  22. Bung Enigma, salam kenal.

    Bisa dipostingkan sekalian dasar teori yang dijadikan pijakan ilmuwan kontra global warming. Kalau yang kita terima saat ini, teori global warning dikarenakan efek rumah kaca, sedangkan dari posting yang kemarin ilmuwan kontra GW sekedar membuktikan bahwa efek rumah kaca tidak berdampak pada peningkatan suhu bumi. Tetapi yang jadi pertanyaan mengenai: Dasar teori kenapa bumi mendingin?
    Memang saya masing ingat dulu ada jaman es dimana seluruh suhu bumi turun, tapi itu sudah terjadi ratusan ribu tahun lalu. Terus teori bumi menjadi dingin ini yang seperti bagaimana.
    Thx...

    ReplyDelete
  23. teori kenapa bumi mendingin terkait dengan misalnya letusan gunung berapi yang dahsyat. Contohnya krakatau menyemburkan jutaan ton debu dan abu yang menyebabkan cahaya matahari tidak bisa menembus ke permukaan bumi dalam jangka waktu yang cukup panjang sehingga suhu bumi pada waktu itu menurun beberapa derajat.

    ReplyDelete
  24. Kalo teori Konspirasi gini kok sampai nampang di buku - buku pelajaran sekolah dari SMP - SMA, ? Pemerintah Indonesia sudah terpengaruh akan hal yg kayak gini, diboongin deh waktu sekolah..... Grrrrrrrrrrrr !!

    ReplyDelete
  25. pembahasan yang sangat menarik & logic,
    apabila semua isu pemanasan global tersebut adalah konspirasi teori, di satu sisi hal ini merupakan hal yang menyebalkan, namun di sisi lain adalah hal yang melegakan.

    ReplyDelete
  26. berikut ini saya coba menjawab bung cahyo tentang teori yang mendasari kenapa bumi mendingin. Semoga jawabannya bisa memuaskan.

    ReplyDelete
  27. ah berita bohong

    ternyata benar kata orang bijak, 3 hal yang dapat membutakan manusia itu: harta, wanita, dan kekuasaan

    lihat tuh buktinya, para ilmuwan bohong tentang global warming yang jelas-jelas NGGA ADA dan MENGADA-ADA untuk meraup KEUNTUNGAN yang sebesar-besarnya.

    Kasihan orang-orang yang berpendidikan rendah, ditipu oleh para orang-tamak-sok-pintar.

    ReplyDelete
  28. ya.. gitu lah bro...
    jelas bukan saya yang menyebabkan pemanasan global...
    bukan berarti saya tidak peduli dengan dengan bumi ini...
    seperti anda juga, ini tempat tinggal saya juga...
    tapi kenapa saya yang justru diingatkan untuk mewaspadai "gombal" warming...
    saya yang ngga pernah dapet air bersih dari PDAM...
    saya yang sering mengalami pemadalam listrik hampir tiap hari..
    saya cuman make BBM seperlunya (karna keterbatasan dana)...
    aaahh gombal semua....

    ReplyDelete
  29. This good,even i'm late to share ,.....bravo....

    ReplyDelete
  30. Da yang tidak/belum di jelaskan. knp transfer ke negara ketiga di anggap jelek.

    ReplyDelete
  31. dielektika hegel itu apa yahh??

    ReplyDelete
  32. kalaupun pada akhirnya terbukti al gore dengan teori global warmingnya salah, ambil hikmahnya... bahwa kita harus mencintai bumi kita..., dengan menjaga dan memelihara lingkungan sekeliling kita

    peace..

    ReplyDelete
  33. Saya jadi bertanya-tanya, kenapa di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Cirebon, Bogor, Bekasi, semua penduduknya mengeluhkan suhu udara yang lebih panas daripada taruhlah 20 tahun yang lalu ya?

    Saya juga merasakan kok tambah panas, tidak seperti sewaktu saya kecil. Dan lagi kalo benar bahwa pemanasan global itu tidak terbukti lalu bagaimana dengan mencairnya es di Jayawijaya, Papua? Diberitakan bahwa es tersebut akan hilang sepenuhnya 20-30 thn lagi. Begitu pula dengan gunung-gunung es yang lain... Apakah Bro Enigma bisa menjawabnya? Thanks before!!

    ReplyDelete
  34. apa yang akan saya katakan bukanlah suatu ajakan agar orang-orang tidak peduli pada lingkungan semesta. inilah yang akan saya katakan bahwa "saya kira global warming hanyalah sebuah ilusi (tipu)tingkat tinggi, saya katakan demikian karena menyangkut tipu semua manusia". salah satu alasan saya mengatakan demkian adalah bahwa ujung-ujungnya dari global warming adalah duit(uang) dan kekuasaan

    ReplyDelete
  35. 3 poin opini mengenai (ilusi=tipu) global warming:uang dan kekuasaan.
    1. suatu pemerintahan perlu uang
    2. salah satu cara yang digunakan untuk mengumpulkan uang adalah (ilusi) global warming
    3. mungkin!?gore penguasa pemerintahan yang terbentuk.

    mengapa (ilusi) global warming?
    karena manusia tidak punya mata di belakang kepala. maksud saya: akibat pemberitaan yang sepihak mengenai (ilusi) global warming, manusia menjadi bingung, parno, takut.
    setelah takut!? disuruh makan kentut untuk mengurangi efek rumah kaca,manusia pasti mau!?

    ReplyDelete
  36. yang akan saya katakan tidak bermakna ajakan untuk bersikap tidak peduli terhadap semesta alam.
    yang akan saya katakan tidak bermaksud ajakan untuk bersikap merusak terhadap semesta lingkungan.

    "semesta alam ada bukan oleh gore. apabila belum saatnya, semesta tidak akan lenyap meskipun rusak"

    maka dari itu, menurut saya: gore ilusionis murahan yang mencuri dengan cara membodohi manusia menggunakan trik udik(ilusi Global warming).

    ReplyDelete
  37. mengenai niat gore dibalik ilusi global warming adalah ego (pelampiasan hasrat berkuasa) yang lahir akibat kesal setelah dipecundangi bush saat pemilu amerika. gore kesal karena seharusnya gore lah yang memenangkan pemilu (saya lupa dapat info ini dari siapa). jadi, mungkin saja tidak akan ada perang irak seandainya bush tidak terpilih.nah, mengapa bush yang terpilih?menurut saya,itulah kerjaan kelompok ilusi (freemason atau kelompok lainnya) yang rakus keuntungan dari meletusnya perang irak.

    ReplyDelete
  38. waspada!!!

    kesadaran yang gore tabur di ladang dunia untuk manusia tidak memiliki nurani tulus untuk melestarikan semesta.
    kesadaran yang gore tabur untuk manusia adalah kesadaran agar manusia memuja/menyembah gore yang menawarkan jalan keluar dari omong kosong (ilusi) global warming yang gore buat sendiri untuk hasratnya berkuasa.

    entah ulah apa lagi yang sedang direncanakan gore, lagipula statusnya sebagai "selebriti" telah dinantikan oleh para fans gore.

    ReplyDelete
  39. anaktataumalu:
    wallahu alam lah...

    ReplyDelete
  40. mr. enigma.... i like u a. lot.
    state of fear is also my favourite book ^_^

    ReplyDelete
  41. Pengen menanggapi komentar pembaca di artikel "Fakta sebenarnya mengenai status populasi beruang kutub dan Es Antartika - Arktik". Tapi, sayang udah ditutup ya? Cuma mau memberikan dukungan untuk Mas Enigma. Buat saya, meskipun fakta berasal dari internet, bukan berarti fakta tersebut diragukan kebenarannya. Apalagi, saya yakin Mas Enigma tidak memberikan sembarangan fakta pada artikelnya, mengingat blog ini dikunjungi pembaca dengan pemikiran yang kritis. Terbukti dengan komentar-komentar yang diberikan.

    Buat saya, Go Green itu adalah keharusan. Saya tidak mau muluk-muluk memikirkan apa yang akan terjadi pada Bumi tercinta kita ini apabila, hutan menjadi gundul, karbondioksida dimana-mana, dan bla bla lainnya yang menyangkut pemanasan global. Saya hanya berpikir seperti apa yang diajarkan guru saya ketika saya sekolah dulu. Apabila hutan terus ditebang sembarangan, maka hutan akan menjadi gundul, ancaman banjir ataupun longsor juga bukan main-main lagi. Pada akhirnya, keselamatan kitalah yang menjadi taruhannya. Tanpa pohon-pohon dan tanaman hijau, lingkungan kita juga terlihat sangat membosankan. Tanpa warna hijau, tanpa kesegaran di pagi hari.

    Pemanasan global? Es mencair? Buat saya, itu masih terlalu jauh untuk dipikirkan. Pikirkan saja dalam skala kecil dulu. Bukankah Tuhan menciptakan Bumi beserta isinya dengan segala kekurangan dan kelebihan yang berimbang satu dengan yang lainnya. Saya juga tidak bilang bahwa apa yang dikatakan mereka tentang pemanasan global itu salah. Tapi, bukan berarti kita menyikapinya dengan tidak terlalu berlebihan. Tanpa dibicarakan pun kiamat akan datang dengan sendirinya. Dan hanya Tuhan yang tahu tentang rencana ke"kiamat"annya. Jadi buat saya, buat perubahan yang berarti dulu dari lingkungan terdekat kita dulu.

    Buat Mas Enigma, Semangat! Pro dan kontra itu biasa. Tapi, saya tetap salut dengan usaha Mas Enigma. Apa yang dilakukan Mas Enigma bukan usaha yang mudah. Tapi, bisa memberikan hasil yang memuaskan adalah usaha yang luar biasa buat saya. Dan saya yakin, juga buat pembaca lainnya blog ini. Jadi ... BRAVO!!! :)

    ReplyDelete
  42. Saya sangat percaya dengan apa yang ditulis mas enigma (atau siapapun namanya) itu benar, karena apa yang mas tulis selalu disertai dengan bukti" dari sumber yang dapat dipercaya...

    tapi apapun faktanya, bagi saya, kita tetap harus menjaga bumi kita...
    sperti yang mas katakan, KARENA BUMI ADALAH RUMAH SAYA...

    jadi, GO GREEN IS A MUST, SAVE YOUR OWN...

    ReplyDelete
  43. halo, kakak pembuat enigma yang cantik dan ganteng. izin copy ya kakak

    ReplyDelete
  44. avignam jagad samagram....

    ReplyDelete
  45. Global warming mungkin memang hanya ilusi brilian dari seorang al gore, but Go Green is STILL a MUST. ‘cause the earth is our home, sebuah tempat untuk kita pulang kemanapun kita telah pergi. Di bumi tercinta inilah kita tinggal, di bumi tercinta inilah kita hidup. Bumi tlah memberikan segala yang ia punya untuk kita, jadi apa yang salah dengan menjaga dan merawat bumi ini dengan sebaik yang kita bisa lakukan untuknya.
    _raynskies

    ReplyDelete