Tuesday, October 5, 2010

Apakah ada kehidupan di planet Gliese 581g?

Para astronom sepertinya telah menemukan kesibukan baru, yaitu mengamati sebuah planet yang disebut sebagai kembaran bumi. Planet ini memiliki karakteristik yang sepertinya bisa menampung kehidupan. Jadi, mungkin kita memang tidak sendirian di alam semesta yang luas ini.


Bagi kalian yang belum mengetahui penemuan ini, biarlah saya berikan sekilas informasinya. Maaf kalau membosankan.

Gliese 581
Semuanya bermula dari sebuah bintang yang bernama Gliese 581. Nama Gliese (baca: Glee-Zuh) berasal dari nama astronom Jerman, Wihelm Gliese, yang pertama kali mengkatalogkan bintang ini pada tahun 1957.

Bintang ini adalah bintang kerdil/katai merah (red dwarf), salah satu jenis bintang yang paling umum di galaksi bimasakti. Ia terletak di konstelasi Libra, massanya sekitar sepertiga matahari dan jaraknya dari bumi sekitar 20,5 tahun cahaya. Ini membuat Gliese 581 menjadi bintang terdekat ke-117 dari bumi. Memang cukup jauh. Tanpa teleskop, kita tidak akan bisa melihatnya.

Namun, Gliese 581 memiliki satu kelebihan, dan ini sudah cukup membuatnya menjadi primadona terbaru para astronom.

Habitable Zone
Menurut para astronom, salah satu cara untuk menemukan kehidupan di planet lain adalah dengan menemukan terlebih dahulu unsur pendukung kehidupan. Dan unsur yang paling utama adalah air.

Sepanjang pengetahuan kita sebagai manusia, planet Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki kehidupan di dalamnya. Tuhan menciptakan planet ini begitu sempurna sehingga Ia meletakkan posisinya pada jarak yang tepat dari matahari.

Jika bumi lebih dekat ke matahari 2 persen saja, maka makhluk hidup akan terpanggang dan air di dalamnya akan menguap dan menghilang. Jika bumi lebih jauh dari matahari 2 persen saja, maka seluruh makhluk hidup akan mati karena suhu rendah dan air di permukaannya akan membeku.

Posisi bumi terhadap matahari ini disebut Habitable Zone atau Goldilocks Zone. Pada posisi ini, air tidak menguap atau membeku, dengan demikian kehidupan dapat berkembang.

Planet Gliese 581g
Pada pengamatan terakhir, para astronom menemukan paling sedikit ada 400 planet yang mengorbit bintang-bintang di belakang matahari (Extrasolar). Enam planet diantaranya mengorbit bintang Gliese 581. Dan planet-planet itu berada pada posisi Habitable Zone. Inilah yang membuat penemuan ini cukup menghebohkan.

Jika kita analogikan dengan sistem tata surya kita, maka bintang Gliese 581 berfungsi seperti "matahari" (Matahari sendiri adalah sebuah bintang), sedangkan enam planet itu seperti planet-planet pada sistem tata surya kita.

Enam planet misterius ini kemudian diberi nama sesuai dengan nama bintang yang menyertainya. Jadi, para astronom (yang sepertinya kurang kreatif) memberikan nama masing-masing planet dengan sebutan Gliese 581e, b, c, g, d dan f.

Dari antara enam planet tersebut, Gliese 581g adalah yang paling mungkin menampung kehidupan.

Para astronom memperkirakan kalau Gliese 581c memiliki karakteristik seperti Venus. Sedangkan Gliese 581d memiliki karakteristik seperti Mars.

Posisi Gliese 581g berada diantara Gliese 581c (yang seperti Venus) dan Gliese 581d (yang seperti Mars). Jika kembali menganalogikannya dengan sistem tata surya kita, maka itu artinya Gliese 581g berada pada posisi yang mirip dengan bumi (yang berada di antara Mars dan Venus). Jadi, ada kemungkinan kalau planet ini juga memiliki karakteristik yang serupa dengan bumi.


Kembaran Bumi?
Lalu, apakah Gliese 581g bisa disebut kembaran bumi?

Tidak juga. Coba bandingkan karakteristiknya dengan planet Bumi.

Gliese 581g memiliki diameter 1,2 hingga 1,4 kali bumi. Massanya sekitar 3,1 hingga 4,3 kali massa bumi. Temperatur di permukaannya berkisar antara -31 derajat celsius hingga -12 derajat celcius. Planet ini kemungkinan memiliki gravitasi yang mirip dengan bumi dan satu tahun di planet ini sama dengan 37 hari di bumi.

Menariknya, posisi planet ini "terkunci" (tidal locked) dengan bintangnya. Artinya, waktu yang dibutuhkannya untuk berotasi pada sumbunya sama dengan waktu yang dibutuhkannya untuk mengelilingi bintangnya. Ini menyebabkan satu sisi planet ini selalu mengalami kegelapan dan satu sisi lainnya selalu mengalami terang. Posisi seperti ini juga dimiliki Bulan terhadap Bumi. Jika kita menyadarinya, setiap malam, sesungguhnya kita selalu melihat permukaan bulan yang memiliki citra seperti kelinci.

Walaupun tidak terlalu mirip dengan bumi, menurut para astronom, karakteristik yang dimilikinya masih memungkinkan bagi kehidupan untuk berkembang. Namun, misteri yang menyelimuti planet ini bertambah dalam ketika seorang astronom Australia bernama Dr.Ragbir Bhathal mengklaim pernah menerima sinyal misterius dari arah Gliese 581 pada Desember 2008. Dr.Bhathal adalah anggota SETI (Search for Extra Terestrial Inteligent) cabang Australia. SETI sendiri adalah organisasi yang dibentuk khusus untuk mencari sinyal-sinyal komunikasi dari angkasa luar.

Mungkinkah penghuni Gliese 581g mengirim sinyal ke bumi?

Apakah benar-benar ada kehidupan di planet itu?

Bagaimana Astronom lain menganggapinya?
Bagi penemunya, tidak ada keraguan. Ia yakin kalau planet itu memiliki kehidupan. Steven Vogt, astronom dari University of California yang menemukannya, berkata dalam jumpa pers:
"Menurut perasaan saya, kemungkinan adanya kehidupan di planet ini adalah 100 persen. Saya tidak meragukannya."
Tetapi, Jika kita meminta Vogt untuk membuktikannya, maka sepertinya hal itu akan menjadi masalah besar. Karena itu, rekan Vogt, Paul Butler dari Carnagie Institution of Washington, yang ikut dalam jumpa pers ini segera meluruskan pernyataan Vogt. Ia berkata:
"Setiap diskusi mengenai adanya kehidupan di planet ini murni spekulatif. Pertanyaan yang lebih tepat adalah, jika planet ini mengandung air, bagaimana kita bisa yakin kalau tidak ada kehidupan disana?"
Yup, pernyataan ini lebih rasional.

Bukan hanya bagi Butler, bagi astronom lain, klaim Vogt juga dianggap berlebihan.

Phil Plait, seorang penulis dan astronom yang memiliki website badastronomer.com beranggapan kalau klaim Vogt terlalu dibesar-besarkan oleh media. Ia berkata:
"Saya mengerti maksud Vogt, Ia berpikir kalau planet itu "mungkin" memiliki kehidupan. Namun, media telah mengambil klaim itu dan memberitakannya secara berlebihan."
Juan Cabanela, seorang ahli astrofisika dari Minnesota State University, berkata:
"Mengklaim kalau Gliese 581g memiliki 100 persen kemungkinan adanya kehidupan adalah sesuatu yang sangat berlebihan. Soalnya kita hanya punya satu sampel planet yang memiliki kehidupan (bumi)."
Stu Atkinson dari Universe Today juga punya tanggapan:
"Klaim itu 100 persen menggelikan. Tidak ada yang bisa mengetahui hal itu dengan pasti."
Pernyataan Stu Atkinson cukup tajam. Sampai saat ini, apa yang disampaikan oleh Vogt memang baru sebatas asumsi. Merekapun belum menemukan bukti adanya air ataupun atmosfer di Gliese 581g.

Namun, bagaimanapun juga, penemuan ini tetap menarik perhatian luas dan menimbulkan semangat baru bagi astronom untuk menghabiskan waktu lebih banyak di ruang observatorium mereka.

Jon Jenkins dari SETI berkata:
"Saya memperkirakan kalau Gliese 581g hanyalah puncak dari gunung es. 15 atau 20 tahun yang lalu, hanya sedikit orang yang percaya kalau kita bisa menemukan extrasolar planet seperti itu. Namun kita menemukannya dan ini menunjukkan seberapa jauh kita telah melangkah."
Jika kita memutuskan untuk pergi ke Gliese 581g
Lalu pertanyaannya adalah, Bagaimana kita yakin kalau tidak ada kehidupan disana?

Bagaimana kita bisa membuktikannya?

Sayangnya, mungkin kita tidak akan pernah bisa membuktikannya.

Jika ingin membuktikan apakah Gliese 581g memiliki kehidupan atau tidak, maka kita harus mengunjungi planet nun jauh itu. Tetapi, pergi ke Gliese 581g tidak sama dengan pergi ke bulan. Jika kita ingin pergi ke Gliese 581g, maka persoalannya bukan masalah teknik lagi, melainkan sudah masuk ke masalah fisika.

Gliese 581g memiliki jarak 20,5 tahun cahaya. Itu artinya, jika kita memiliki sebuah pesawat yang bergerak dengan kecepatan cahaya (300.000km/detik), maka dibutuhkan waktu selama 20,5 tahun untuk mencapai planet itu.

Namun, hukum fisika (yang kita ketahui) mengatakan kalau setiap benda yang bergerak dengan kecepatan cahaya akan musnah menjadi energi. Jadi, untuk saat ini, mari kita lupakan pesawat yang bisa bergerak dengan kecepatan cahaya.

Bagaimana dengan pesawat antariksa kita?

Untuk diketahui, 1 tahun cahaya sama dengan 10 trilyun kilometer. Pesawat antariksa yang kita miliki saat ini memiliki kecepatan 28.000 mil/jam. Dengan kecepatan ini, maka akan dibutuhkan waktu sekitar 766.000 tahun bagi kita untuk sampai ke Gliese 581g. Seingat saya, 766.000 tahun yang lalu, manusia modern belum ada di muka bumi. Kalian boleh menanyakannya kepada kaum Kreasionis ataupun Evolusionis.

Untuk tidak memperpanjang tulisan ini, maka saya akan melewatkan kemungkinan lain seperti Warp, Wormhole atau teknik lainnya yang kalian saksikan di film Star Trek.

Jadi, kita memang tidak bisa datang ke planet itu dan melihat apakah ada kehidupan atau tidak. Apa yang bisa kita lakukan hanyalah mengirimkan sinyal-sinyal yang mudah-mudahan dimengerti oleh para penghuni planet tersebut.

Usaha ini sudah dilakukan oleh beberapa pihak. Misalnya, perusahaan pembuat film dokumenter RDF dan situs social networking Bebo telah menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim 500 pesan dari publik dengan menggunakan gelombang radio ke arah Gliese 581.


Namun, sinyal itu sepertinya akan mengalami perjalanan yang panjang.

Jika kita memutuskan untuk mengirim sinyal cahaya, maka sinyal tersebut baru akan terlihat oleh penghuni Gliese 581g sekitar 20,5 tahun kemudian. Dan jika mereka memutuskan untuk membalas sinyal kita, maka kita akan menerima sinyal balasan tersebut 20,5 tahun berikutnya. Jadi, dibutuhkan waktu paling tidak 41 tahun untuk mendapatkan sebuah percakapan. Waktu yang sangat panjang untuk "just to say hello".

Kehidupan di planet lain dan asal mula kehidupan

Baiklah, Dr.Vogt memang berlebihan ketika ia menggunakan kata "100 persen kemungkinan". Namun sayangnya, klaim-klaim yang berlebihan sejenis ini begitu biasa kita dengar. Ketika tulang-belulang seekor lemur atau monyet ditemukan di lapisan tanah dalam, para peneliti akan segera mengumumkan kepada dunia kalau mereka telah menemukan missing link, bahkan walaupun mereka tidak pernah memberikan kesempatan kepada peneliti lain untuk melihatnya.

Ketika puing-puing batu yang sepertinya tersusun rapi ditemukan di sebuah pulau terpencil, maka para peneliti akan segera mengumumkan kalau Atlantis telah ditemukan, bahkan tanpa berusaha untuk menemukan bukti-bukti lain yang lebih pasti.

Tidak heran. Hampir semua ilmuwan berambisi untuk mencatatkan namanya dalam sejarah.

Untuk kasus Gliese 581g, sepertinya kita harus kembali kepada pernyataan Paul Butler kalau semuanya "Murni spekulatif". Namun, tetap harus diakui kalau penemuan ini cukup menggembirakan.

Ada baiknya kita mencermati kalimat dari Dr.Stuart Clark, penulis dan jurnalis astronomi:
"Sampai kita mengetahui lebih lanjut mengenai planet ini (Gliese 581g) dan asal-usul kehidupan itu sendiri, setiap klaim yang menyebutkan adanya kehidupan tertentu di dalamnya adalah klaim yang idiot dan tidak memenuhi standar sains."
Oke, kata "idiot" memang terlalu kasar. Namun, yang ingin saya garisbawahi adalah kalimat sebelumnya.

Memang, sebaiknya para peneliti mencari bukti lanjutan mengenai planet ini dan memahami asal-usul kehidupan terlebih dahulu (jika bisa). Jika kita sudah melakukan semua itu, mungkin suatu hari kita baru bisa mengatakan kalau Planet Gliese 581g yang misterius ini memiliki "kemungkinan adanya kehidupan sebesar 100 persen".

(universetoday.com, wikipedia, space.com, time.com, slate.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.

141 comments:

  1. pertamaxxx gan!!!

    thanks good info,
    kapan update fb?

    ReplyDelete
  2. El Radiare
    prmisiii...numpang baca

    ReplyDelete
  3. sebenarnya banyak hal hal yang tidak perlu diketahui , kemisteriusan itu yang membuat penciptaan dan kehidupan itu luar biasa , kalo nggak misterius , nggak seru lagi toh hehe
    Haha , ndak kebagian pertamax nehh :P

    ReplyDelete
  4. 5 besarkah?
    baca dulu ah..

    atm_taufiq

    ReplyDelete
  5. Memang klaim yang dibesar-besarkan. Kalau tidak ada atmosfer, itu sama saja boong.

    ReplyDelete
  6. wow. siang terus menerus di satu sisi dan malam terus menerus di satu sisi lain. Kayak negeri kegelapan dan negeri terang benderang. haha.

    ReplyDelete
  7. -30 sampai -12 derajat celcius tu di bagian yg gelap atau yg terang?
    Kalo gitu, air masih beku donk... ga ada yg bs hidup

    -haf-

    ReplyDelete
  8. Semakin banyak yang diketahui, semakin besar kita menyadari betapi kita itu hanyalah bagian dari yang terkecil dari alam semesta....
    Kita harus bersyukur atas apa yang diciptakan oleh yang maha kuasa....

    ReplyDelete
  9. @bukanbegitu: bagus sekali pertanyaannya. Temperatur itu adalah rata2. Jadi menghitung semua bagian dan kemudian dirata2kan. Soal mengapa masih dibawah 0 derajat celcius, itu karena para astronom beranggapan bisa terdapat gas rumah kaca yang lebih besar sehingga menaikkan suhu Gliese 581g.

    Sebagai perbandingan, suhu bumi itu (Global equilibirum temperature) itu -18 derajat celcius. Tapi karena adanya efek rumah kaca, maka suhu rata2 bumi menjadi 15 derajat celcius.

    Tapi, gas rumah kaca itu hanya bisa ada kalau ada atmosfer, jadi inipun masih asumsi karena Astronom belum menemukan atmosfer disana.

    ReplyDelete
  10. Yaaaah... Gagal dh pnya tmen fb dr planet lain...
    Dr skolah lain udh, kota lain udh, negara lain jg udh... Mna yg dr planet lain..? :((
    uhuk.. Harus xtra sabar pula klw mw smsan sm mreka.. Hhh...

    _Le.._

    ReplyDelete
  11. a.waHyu.s said...

    Mw cmant pa yha..
    Bngung sndiri..
    Hehe..

    Trnyta jarak k plnet tu jauh bngt...
    Bwt blng "hello" ja klw pke snyal chaya pulng prgi 40 thun.
    Tu jg klw da khdupn maju dsna yg mw blz..
    Klw gk mnusia dcuekin donk..
    Haha.. :D

    sbnr'a saya mw nnya..
    Tpi bngung mw nnya apaan.
    Gk jd nnya dech..
    Hhe.

    ttp posting truz Mr.E..
    Smoga blog ni smkin brmnfaat untk pmbca & pnuls'a.
    (loh koq ky doa lgy ultah)
    hhe.

    a.waHyu.s

    ReplyDelete
  12. luar angkasa ini sangat luas kok.ga mungkin cuma bumi ajah yg ada manusia nya.pasti ada alien2 di luar sana. :-)

    ReplyDelete
  13. mantap gan...!

    Ditunggu updatenya..

    -RY-

    ReplyDelete
  14. Luar biasa. Saya selalu salut dengan tulisan Mr. Enigma. Tetap setia pada orbitnya sehingga ciri khasnya tetap akan ketara: jujur dan informatif. Sumbernya juga selalu berkaitan dan mendukung dengan permasalahan yang ditulis.

    Saya mau menambahi kolom komen ini, Mr. Enigma. Bolehkan? Hehe. Dalam kepercayaan saya, Tuhan memang menciptakan kehidupan seperti hewan dan tumbuhan melalui faktor utama kehidupan, yaitu air. Tapi, kita tidak akan pernah tahu mana-mana saja tempat yang dikehandaki-Nya untuk Dia ciptakan kehidupan.

    Terkadang seseorang akan mengutip ayat dengan pemikiran yang terlalu sederhana dan terburu-buru sekali. Saya contohkan saja begini: Ada ayat yang mengatakan mengenai hewan melata.

    Beberapa orang langsung mengakitkan hewan melata dengan alien. Dan bahwa Jin bukanlah hewan melata.

    Masalahnya adalah, tahukan orang-orang itu mengenai jin padahal jin adalah "yang tersembunyi".

    Kita mungkin tidak akan pernah tahu rahasia-rahasia yang demikian itu, supaya manusia tetap mencari kebaikkan di Bumi ini ketimbang terfokus pemikirannya pada urusan Tuhan yang begitu banyak :)

    ReplyDelete
  15. gan, mo ngelaporin zfilepiece.blogspot.com tu njiplak artikel u yg the nine unknown man sama persis

    ReplyDelete
  16. Apa bumi sudah segitu parahnya sampai ilmuwan berebut mencatatkan namanya dalam sejarah untuk menggantikan bumi?
    Btw, saya masih agak bingung dengan kalimat posisi planet ini "terkunci" dengan bintangnya", itu maksudnya gimana ya, hehehe
    Soalnya dipikiran saya, planet ini kan juga berotasi layaknya bumi, berarti setiap sisi planet ini selalu bergantian donk antara gelap dan terangnya, lalu maksudnya terkunci itu seperti apa ya bro? mohon penjelasannya kalo berkenan, hehe

    ReplyDelete
  17. Oh ya, ternyata saya kurang teliti, di artikel anda hanya tertulis masa revolusinya selama setahun, lalu kira - kira planet ini berotasi ndak ya bro? kalo berotasi kira - kira dalam sehari membutuhkan waktu berapa jam?

    ReplyDelete
  18. Wah telat...


    Ijin baca bang Enigma...

    ReplyDelete
  19. Bagaimana dengan kemungkinan makhluk bukan karbon (non-carbon creatures) muncul disana?
    Kita tau, bumi satu-satunya planet yang ada hidupan di system suria. Kesemua makhluk yang ada dibumi adalah makhluk Karbon, memiliki unsur karbon dalam tubuhnya. Baik tumbuhan atau haiwan, kesemuanya makhluk karbon.

    Tapi, disana mungkin pengecualian. Jika di planet sana dipenuhi metana, mungkin hidupan yang muncul disana adalah haiwan metana, sebagaimana makhluk dibumi kita namakan haiwan karbon.

    Lebih lagi jika kita pertimbang keadaan disana statik - 'bumi' tidak berputar.

    ReplyDelete
  20. Mr E sy menemukan kalimat yg kontradiktif satu dg lainnya yang membuat sy bingung:

    Dr.Ragbir Bhathal mengklaim pernah menerima sinyal misterius dari arah Gliese 581 pada Desember 2008.
    Mungkinkah penghuni Gliese 581g mengirim sinyal ke bumi? Sayang, kita mungkin tidak akan pernah tahu.

    dan agak ke bawah :

    Apa yang bisa kita lakukan hanyalah mengirimkan sinyal-sinyal yang mudah-mudahan dimengerti oleh para penghuni planet tersebut.
    Usaha ini sudah dilakukan oleh beberapa pihak. Misalnya, perusahaan pembuat film dokumenter RDF dan situs social networking Bebo telah menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim 500 pesan dari publik dengan menggunakan gelombang radio ke arah Gliese 581.

    Dari pernyataan di atas,sy sedikit bingung.....jika memang kita tdk akan pernah tahu (tidak bs dibuktikan) Gliese 581g mengirimkan sinyal atau tidak, mengapa kita repot2 mengirimkan sinyal pada mereka???
    Kalo toh mereka ada dan membalas sinyal kita (meskipun harus menunggu 41th)....tetap sj tdk bs dibuktikan kalo itu sinyal dari Gliese 581g....dan akan menjadi perdebatan yg panjang....sepanjang tdk ada bukti2 konkrit ttg keberadan mereka.

    jd (ini ide gila saya) mungkin perlu dibuat super super super (100x) telescope (dg lensa yg buanyak) yg dapat melihat langsung planet Gliese 581g dari dekat....kalo perlu sampe kelihatan tanahnya.....untuk bs membuktikan adanya kehidupan atau tdk, tanpa perlu kesana.tp bisa ga ya....lha wong melihat mars saja msh spt itu....hehe

    ReplyDelete
  21. (-_-') tumben mw komen susah bener
    hexachlor (brharap yg ini bisa)

    ReplyDelete
  22. tuh kan, hehe
    terkunci, berarti tdk ada perubahan musim dong kak E?
    Brarti tidak ada angin, brarti tidak ada atmosfer!!
    ('-_-) dangkal bgt..
    krena ukurannya spertiga matahari, apakah kekuatan bintang glise 581 jg sepertiganya?
    hexachoride

    ReplyDelete
  23. aku tak mau kesana bro...keburu jdi fossil bgtu mencapai orbit Gli Zuh851g..

    ReplyDelete
  24. @Anonymous no.18: baiklah, laporan kamu saya terima. thanks ya.

    Vahn: Terkunci itu artinya dia berputar pada sumbunya dengan waktu yang sama dia mengelilingi bintangnya.

    @Sophon: Kalau astronom mencari kehidupan, pasti asumsinya yang dicari adalah makhluk karbon seperti kita.

    @Tokrem: tidak kontradiktif. yang kita tidak tahu pasti adalah sinyal yang diterima Dr.Bhathal. kalau kita mengirim sinyal, mungkin suatu hari mereka (kalau ada) bisa balas dengan sinyal yang bisa dimengerti oleh kita. Tapi, supaya menghindari salah paham lagi, kalimat itu sudah saya hapus. :)

    ReplyDelete
  25. @vahn: oh iya, krn dia tidal lock thd bintangnya, maka 1 hari di gliese 581g krg lebih sama dgn 1 thnnya. Soalnya, tidal lock itu artinya waktu dia berotasi sama dgn waktu yg dibutuhkannya utk mengelilingi bintangnya. Sama seperti bulan. 1 hari di bulan krg lebih 27 hari bumi.

    ReplyDelete
  26. y kita tunggu kabar selanjutnya dari para astronom kita

    ReplyDelete
  27. wah.. saya orang yg ke 30xx memberikan komentar..

    HIDUP TIGA PULUXXxxxxxxxxx

    ReplyDelete
  28. gugatan dibatalkan.
    ternyata apheliumpun tdk lbh dari satu persen, bgtu pula dgn pherihelium, juga kurang dari satu persen.
    hex******

    ReplyDelete
  29. "Seingat saya, 766.000 tahun yang lalu, manusia modern belum ada di muka bumi. Kalian boleh menanyakannya kepada kaum Kreasionis ataupun Evolusionis."

    Saya suka dengan kata2 ini :)

    ReplyDelete
  30. antony ngomong :
    wahh... separo siang..separonya lagi malem. kayaknya itu planet di bawah kekuasaan mas Riddick...

    ReplyDelete
  31. saya yakin sekali seandainya disana ada kehidupan sekalipun , namun tidak akan di temukan mahluk secerdas manusia. paling juga hewan2 ato bakteri yang di bumi pun sebenarnya ada.

    ReplyDelete
  32. wew dah lama banget ne pengen comment di blognya Mr.E ..

    salam knal ya Mr.E .
    saya penggemar berat Blog mu ..

    ReplyDelete
  33. Kalo ada kehidupan, pasti ada DNA (asam nukleat) donk, nah apakah unsur2 pmbentuk molekul DNA ada di sana?

    Kan dogma inti biologi itu adalah "DNA"

    -haf-

    ReplyDelete
  34. Bro enigma, cara ngitung kecepatan sinyal dari bumi yang sampai ke Gliese 581 gimana ya?

    ReplyDelete
  35. Pertamaxxxx plusss-lahhh, gan!!! Mantabps...! Lanjutkan!

    ReplyDelete
  36. @anonymous no.40: Caranya, jarak bumi ke gliese 581 dibagi dgn kecepatan sinyal. Kalo sinyal cahaya, km tdk perlu pusing. Kan sdh tau kalo jaraknya 20,5 thn cahaya.

    ReplyDelete
  37. Ini dia yg ku tunggu2, tulisan yg panjang dan padat berisi. Aku suka yg seperti ini. Dan sama sekali tidak membosankan!


    Siapapun yg punya waktu luang kunjungi blogku ya! Makasih!

    ReplyDelete
  38. Bang E, jika planetnya satu sisi gelap dan sisi lainnya terang apa bisa dikatakan mirip bumi? Mirip dari segi apa? Posisinya kah?

    Jika posisinya yg mempungaruhi kemiripannya dgn bumi berarti, (jika ada) kehidupan di sana tidak normal donk!


    Siapapun yg punya waktu luang kunjungi blogku ya! Makasih!

    ReplyDelete
  39. @MJ: haha. Makanya saya tulis kalau itu tdk bs disebut kembaran bumi.

    ReplyDelete
  40. hahaha... sya paling suka nih klo baca tentang astronomi bgni...
    maju terus gan..!!!

    ReplyDelete
  41. update trus gan ... Gila baca blog nt hehehehe ...

    ReplyDelete
  42. saya mau numpang komen.... kok nggak da followers'a gitu ya? padahal saya mau jadi followers blog ini....

    ReplyDelete
  43. Widget follower tidak saya pasang karena memberatkan loading blog. Kalau kamu mau follow blog ini dari blog kamu, kamu bisa klik "follow" dari navbar di sisi paling atas blog. Kalau kamu mau follow lewat email, kamu bisa subscribe feednya. Formnya ada di sidebar tengah.

    ReplyDelete
  44. 776.000 tahun??? dah mati di jalan tuh mas!!kalau kecepatan cahaya jd energi!!ngirim robot kali, mungkin ya! tapi pasti karatan trus gimana ?? bingung!!

    ReplyDelete
  45. bro, saya kok setuju dengan sophon ya..
    memang, biasanya manusia akan membandingkan dengan yg sudah ada/ diketahui..
    tp bro kan mengajarkan untuk selalu melihat sisi yg lain..
    jadi menurut saya, kl manusia-hewan-tumbuhan harus hidup dengan air, dengan atmosfir, dengan ini-itu, belum tentu mahkluk lain juga..

    kita kan ngga tau apakah mahkluk di luar sana itu sejenis apa, manusia kah, hewan kah, tumbuhan kah, atau jin kah, atau justru yg jenis lain daripada yg lain..
    karena bukan berarti yg bentuknya mirip binatang maka memang benar binatang, yg menyerupai manusia maka memang benar manusia..
    tidak selalu seperti itu..

    jadi, kl misalnya di gliese 581g tidak ada atmosfir, belum tentu tidak ada kehidupan.. atau sebaliknya.. hehehehe..
    saya rasa, konteks yg sesuai adalah apakah planet gliese 581g itu bisa dihuni mahkluk bumi atau tidak..
    tp memang, kl semua berpikir seperti saya barusan, maka semua planet mesti diteliti, repot, hehehehe..

    saya sih mengerti, menganalogikannya dengan bumi hanya untuk mempersempit populasi sample penelitian..

    yahh last but not least, semuanya murni spekulatif..

    btw bro, saya juga suka sekali artikel yg ini, sangat ilmiah, namun padat dan disajikan praktis..
    tidak membosankan kok, dan jangan khawatir soal komen yg bilang garing bro..
    blog ini masi blog misteri terbaik menurut saya bro..
    bahkan jauh lebih maju berbulan2 daripada infotainment yg katanya tajam itu, hehehehe..

    ReplyDelete
  46. Satu siang terus, satu malem terus...
    Kayak di "Chalk Zone" donk! Hehe
    ntar klo mo tidur kdu pindah ke bagian malem dolo.
    Wkwkwkwk...

    salam Henshin...!

    ReplyDelete
  47. wah sy bru tau klo da planet gliese 581g, yg sy tau cma gliese 581 b,c,d,e & gliese 874d. lima planet tu d sbut super earth krena mrip ma bumi tp dngan ukran lbh dr bumi n lbh kcil dr uranus. Setau sy dr lima planet tu yg 'habitable' cma gliese 581d. Mo nambhin jga klo jmlh planet d luar tata surya kita yg bru d ktahui ada 464 planet (28 juni 2010).

    ReplyDelete
  48. @Anakkucing: saya setuju dengan kamu. Namun, ilmuwan pasti akan berpatokan pada metode ilmiah.
    Jadi, pertama, mereka akan mencari planet di habitable zone, lalu cari atmosfer, lalu cari gas rumah kaca, dan seterusnya. Ini tujuannya supaya penelitian punya patokan yang jelas. Kalau semuanya serba menebak, memang akan jadi susah. haha.
    Soal Gliese, memang tidak berarti tidak ada kehidupan. Tetapi juga belum tentu ada kehidupan. Karena itu, kita belum bisa menyebutnya "100% kemungkinan adanya kehidupan."

    Soal ada yang beranggapan kalau blog ini garing, percaya deh, saya sama sekali tidak peduli karena saya memang tidak pernah berniat untuk memuaskan keinginan semua orang.

    Terima kasih untuk dukungannya ya :)

    ReplyDelete
  49. Wa...postingan yang bagus...Sy baru tau ada planet seperti itu..Kira2 gimana ya bentuknya? Lapisan tanahnya? apakah kuat dll? kurang ngerti dengan planet saya...haha -n,n-

    ReplyDelete
  50. @Lica: Permukaannya diperkirakan berbatu-batu. Jadi, sepertinya kuat.

    ReplyDelete
  51. Kalau saya pribadi mendukung para ilmuwan yang menyatakan Gliese 581g adalah planet yang DAPAT mendukung adanya kehidupan....
    Tapi soal kehidupannya itu sendiri, saya masih ragu ada atau tidak, saya sedikit setuju dengan Mr. Juan Cabanela,selama ini (atau sejauh ini) kita hanya punya 1 sampel planet yang memiliki kehidupan, yaitu Bumi kita sendiri. Jadi susah untuk memutuskan di planet Gliese 581g ada KEHIDUPAN atau tidak kalau hanya berpatok pada 1 sampel KEHIDUPAN yang kita ketahui saja, Bumi.

    Intinya saya bingung nih, antara mendukung, atau tidak..?!
    :p

    Salut untuk Bung E.

    ReplyDelete
  52. @The strider: sebenarnya, tidak ada yang membantah kemungkinan kalau gliese 581g DAPAT mendukung adanya kehidupan. Yang dipersoalkan adalah tingkat kepastiannya menurut Vogt, yaitu 100% kemungkinan. :)

    ReplyDelete
  53. Dea .
    Waaa , makasi banyak ka enigma ! Udah posting ttg ini !
    Keren bgt ! Love it love it love it !
    Dea tadinya cuma tau kalo gliese 581 cuma punya C sama G aja , wkwkwk

    Kalopun , gliese 581 g bisa ngedukung mahluk bumi bwt hidup dsna(ada air,ada atmosfer) , ttp aja gak sebaik bumi .manusia yg tinggal d bagian gelap , gak akan dpt snar matahari , kulitnya ga dpt vit.D trus tmbuhan ga bs hidup , listrik boros , dll . Manusia yg tinggal d bagian terang , kepekaan/sensor/apa gitu mata.nya bkal brkurang soalnya gak pnah liat yg gelap2 , listrik jg boros (soalnya pake ac semua)
    hehehe , cuma pmikiran dea aja :))

    oia kak , tau ga knp ilmuwan namain planet2 di gliese 581 E,B,C,G,D,F ? Knpa ga B,C,D,E,F,G ? nyusun gitu berdasarkan apa ?

    Sblm.nya maaf nyampah ya ka enigma .
    Bwat kka2 yg lain , (ka enig jg boleh) , ada yg tau ga situs ato blog ttg astronomi ? Olim astronomi jg boleh , apa aja deh . . Makasi ya kka2 :D

    Makasi banyak kaa enigma :D

    ReplyDelete
  54. Yap itu dia.... saya sependapat dgn Vogt bahwa planet 581g itu habitable... Tapi memang kalau dibilang 100%,itu sangat berlebihan.....


    Harus lebih cermat saya bacanya juga nih

    ReplyDelete
  55. Menurutku di luar sana terdapat jutaan planet yang berpenghuni termasuk planet glise ini,dan sepertinya para ilmuan 'terjebak' dngn syarat terjadinya kehidupan yg mengharuskan adanya air,oksigen,dll,padahal siapa tau di planet lain ada mahluk yg tidak bernafas,tidak perlu air,tidak makan,dsb,jadi syarat terjadinya kehidupan jangan di samakan dngn planet bumi,karena kondisi tiap2x planet pasti berbeda begitu pula dngn mahluknya.
    www.herrywow.blogspot.com

    ReplyDelete
  56. tulisan sobat terua menyelinap kebalik khayalanku dan menelusur sendiri bayangan ceritamu
    menghayal kemana2 sekitar gliese 581g.

    ReplyDelete
  57. haha.. saya heran tadi berita ini juga muncul di infotainment, ga penting banget dah dengerin pendapat artis yang otaknya kosong yg jawabannya ngawur semua. cocoknya tanya soal dugem pasti ngarti semua ( sori OOT )

    mungkin judul artikel ini harusnya "apakah manusia bisa hidup di planet gliese 581g?" eheh sori ye bang bukan so tau. tp dari kesimpulan yang ane tangkep sih gitu, ilmuwan cenderung menyama nyamakan antara bumi dengan planet ini padahal di bumi sendiri banyak ko tempat2 yang dimana manusia ga bisa hidup tp ada mahluk yang bisa bertahan hidup disana, contoh gampangnya ikan. hehe

    kalo dianalogikan manusia itu seperti ikan dalam kolam yang akan berpikir ga mungkin ada kehidupan di luar kolam krn kalau keluar dari kolam pasti mati. kalo mau hidup harus cari kolam lain yang sejenis, padahal kenyataanya ada kehidupan yang jauh lebih canggih diluar kolam tersebut begitu pula manusia selalu berpikir tidak ada kehidupan diluar bumi karena kalo kita keluar bumi pasti mati, harus cari planet lain yang sejenis.

    CMIIW

    ReplyDelete
  58. saya setuju dengan pendapat bro Sophon...
    sepertinya kita terlalu terpaku pada makhluk yang serupa kita...
    karena mungkin saja ada makhluk yang benar-benar berbeda, namun ada.
    ibarat kita menyangka di kedalaman laut yang begitu dalam tidak mungkin ada kehidupan, namun ternyata ada.
    klaim tentang ada dan tidaknya itu blum bisa dipastikan ketika kita belum menemukan bukti yang benar-benar akurat tentang keberadaan mereka...

    ReplyDelete
  59. Katanya mirip bumi, tapi kok malah 'dibilang' sperti matahari? Magsudx gmana ea? Hehe, ai ga donk :p

    ReplyDelete
  60. klo ga salah ,bisa jadi planet itu sekarang tdk ada,sudah hancur. katanya kan image yg ditangkap dari bumi membutuhkan waktu sekitar 700rb tahun,.jadi bisa jadi planet itu tidak seperti yg kita lihat skrg ini. atau analogi mudahnya kalau kita hidup di planet gliese sekarang dan sedang meneropong kebumi maka image yg terlihat adalah jaman ketika 700rb tahun kebelakang. mungkin jaman sebelum ada manusia atau jaman ketika dinosaurus sedang menguasai bumi,. betul ngga? bang enigma bisa tolong lebih diperjelas lagi soal ini..:)

    ReplyDelete
  61. Bukan 700ribu tahun. Tapi 20,5 tahun yg lalu. Jaraknya 20,5 tahun cahaya. Jd image yg kita lihat skrg adalah image 20,5 thn yg lalu. 700an ribu tahun itu umpama jika kt ingin kesana dgn pesawat antariksa.

    ReplyDelete
  62. @andri: yang dianggap mirip bumi itu gliese 581g. Yg jadi "matahari"nya adl gliese 581.

    ReplyDelete
  63. TOP dah...
    hahaha masuk jg 70 besarr...

    ReplyDelete
  64. Ran

    haha. mmg krg kreatif yah yg bwt nama ><
    cm psang alfabet. btw knp ga brurutan ya dr e, b, c, g, d, f.biasany kn dr a, b, c dst .. adakh pnjelasan mngnai hal ini ?

    ReplyDelete
  65. "Untuk tidak memperpanjang tulisan ini, maka saya akan melewatkan kemungkinan lain seperti Warp, Wormhole atau teknik lainnya yang kalian saksikan di film Star Trek".
    Baru aja gw mao nanya soal kemungkinan ini, tp ternyata gak dibahas ya... heheh. Krn gw fans berat startrek.

    ReplyDelete
  66. @kusmacho: mungkin lain kali bahasnya di topik yg berbeda. :-)

    ReplyDelete
  67. Waaa.. Dah lama baca postingan di blog enigma, tp ga pernah comment.. :p
    lam kenal aja deh..

    ReplyDelete
  68. kehidupan di tempat lain tidak harus disamakan dgn bumi.. tpi para peneliti sementara cuma berpegangan berdasarkan contoh kehidupan bumi.. jdi biarkan mrk meneliti & berspekulasi dl..
    btw, jika ada tanda khidupan disana, saya yakin (makhluk udara,air&darat) tidak sama bentuknya dengan bumi.. bayangkan saja planet dgn ukuran dan temperatur yg berbeda dan memiliki sebelah gelap sebelah terang..
    ~sangat unik~

    ReplyDelete
  69. mantap.............!!!!!!!!!!!!!
    gue suka sm gliese581

    ReplyDelete
  70. jawabannya gampang gan !! di agama saya dikatakan tuhan cuman menciptakan tiga mahkluk :setan ,malaikat dan makluk2 dibumi (manusia, hewan,tumbuhan) ..& ane gk pernah denger tuh tuhan nyiptain alien , menurut ane alien hanyalah hayalan orang2 yg kurang kerjaan dan musrik ^_^ ....

    ReplyDelete
  71. komennya keren2 :-} jati

    ReplyDelete
  72. Bro aku yakin alam semesta ini terlalu luas untuk dikatakan "hanya bunmi saja yang ada kehidupan", dan manusia didalamnya yang mengklaim bahwa Tuhan-nya itu yang "maha kuasa" yang menciptakan. Bro pernah baca tulisannya stephan king yang itu tuh kalo gak salah nih, bahwa tuhan tidak ikut dalam penciptaan alam semesta.

    ReplyDelete
  73. tulisan terbaik bro enigma yang pernah saya baca dari pertama blog ini beroperasi

    Saint G

    ReplyDelete
  74. saya selalu suka dengan gaya bahasa Mr. Enigma

    ReplyDelete
  75. ^^
    tetep aja luar biasa..
    jadi pengen punya teleskop buat liat Gliese581..
    blog ini jadi blog yang s3 kunjungin saban hari, hehe,,makasi postingannya..!

    ReplyDelete
  76. @Anonymous no.78: mungkin maksud kamu adalah Stephen Hawking. Kalau stephen king itu penulis novel horor.

    ReplyDelete
  77. Yang mempunyai peluang besar untuk menopang kehidupan yaitu di daerah batas siang dan malam.Jadi tidak panas tidak dingin.

    ReplyDelete
  78. planetnya ada dikoordinat berapa ya di google sky?

    ReplyDelete
  79. marchel said...

    Gw setuju sama komentar Sophon tentang kemungkinan adanya mahluk bukan karbon. Kita mungkin hanya tahu makhluk hidup terbuat dari karbon, tp hrsnya sebagai ilmuwan ga boleh berpikiran bahwa makhluk hidup hanya "terbuat" dari karbon.

    Ini juga mungkin bisa menjawab pertanyaan utk bung bukanbegitu, DNA itu senyawa berbasis karbon juga. Dogma biologi iya, tapi itu krn kehidupan yg kita kenal merupakan kehidupan berbasis karbon.

    To Sparda : 776.000 tahun ? jarak segitu termasuk kecil utk ukuran alam semesta. Idenya utk mengirimkan robot bisa diterima. Tapi kemungkinan berkarat bisa dihindarkan kalau pesawat pengirimnya tidak mengandung oksigen. Karat kan berarti teroksidasi oleh oksigen.

    To Dea dan Ran : urutan penamaan itu bukan berurut dari letaknya terhadap bintang induknya (dlm hal ini bintang Gliese) tapi berurut dari yang ditemukan pertama kali dari "lokasi" itu. Misal, kamu menemukan kemungkinan adanya planet di daerah rasi bintang Libra,dan yang kamu temukan itu adalah objek kedua di daerah itu maka nama kemungkinan planet yg kamu temukan bisa saja dinamakan libra2. Seperti itulah kira-kira.

    ReplyDelete
  80. misteri yang belum dipecahkan,,sangat bagus infonya

    ReplyDelete
  81. ah saya suka kata kata "tidak sesuai standar sains" hewehehehee

    -iri-

    ReplyDelete
  82. makin mantap aja blognya bro.menurut saya klaim steven vogt yg mengatakan 100% ada kehidupan di planet tsb cukup masuk akal,sebab melihat dari kehidupan di bumi yg ada bermilyar jenis kehidupan seperti amuba,primata,unggas,serangga dll bisa ada di bumi karena keadaan bumi yg mendukung kehidupan,tentunya ada kehidupan di planet gliese 581g yg keadaannya mendukung kehidupan,paling tidak ada satu dua jenis.

    ReplyDelete
  83. saya mau nanya. kok planet2 itu dinamainnya ga sesuai alfabet (a,b,c,...dst)?

    ReplyDelete
  84. @anonymous no.89: pemberian nama itu ada kaidahnya. Tergantung jarak planet dr bintangnya. Namun itu tergantung jg dr siapa yang ditemukan duluan.

    ReplyDelete
  85. nggak seru bro.......post tentang 4 matahari di cina dong!

    ReplyDelete
  86. Sdh pernah saya posting. Kamu cr saja dgn search box di kanan atas dgn keyword "sun dog".

    ReplyDelete
  87. wow! penemuan yang sungguh luar biasa, 41 tahun untuk mengatakan just say hallo, itupun kalau di planet tersebut ada kehidupan yang berintelijen tinggi..
    mungkin suatu hari misteri kehidupan di mars juga akan terungkap.
    terima kasih, artikelnya sangat menarik.

    ReplyDelete
  88. kurasa apabila manusia mendatangi ke sana masih belum mencapai kemungkinan yang pasti (mustahil)..yang penting kita benahi bumi kita dulu hehe..:)

    maju terus enigma!jangan menyerah!

    by:vito left thinkers

    ReplyDelete
  89. My Mind 0701 berkata :

    kl aku sih gak terlalu percaya kalo disana ada kehidupan, tapi kalo suatu saat manusia bisa hidup dan membentuk koloni disana, nah itu baru aku percaya walo harus melewati beberapa generasi dulu...tp daripada mikirin pindah kesana mending dari skg kita perbaiki aja dulu kerusakan2 ekosistem yg ada dibumi mumpung belum terlambat...krn bumi tetaplah masih merupakan tempat tinggal terbaik untuk manusia.

    @Dea : ak ada info ttg 2 situs astronomi yg salah satunya adalah situs tmnku, situsnya di www.langitselatan.com, www.duniaastronomi.com. smg brmamfaat...

    @Muke-gile : perasaanku kok mengatakan kl kamu itu myheart ya, tul gak tuh? kl emg iya tunjukkin dong jati dirinya biar naka jg muncul lg..hehe...kan blognya jd rame lg gitu...dan aku rasa kl myheart dah muncul aku yakin artis2 blog ini yang lain tentu juga akan mulai pada muncul kembali satu persatu...oke myhearth??? oke ya..;P

    ReplyDelete
  90. werlington
    sory boz baru bs coment,coz mozila ane cacat br bener lg.
    wah...request ane terkabulkan !!!!
    thanx boz.......!!!!!!

    ReplyDelete
  91. "Jadi, para astronom (yang sepertinya kurang kreatif)". bukan astronomnya yg krg kreatif tp banyaknya objek langit yg harus dinamai hingga harus dinamakan spt kode dan penamaannya jg ada kaidah2nya jd bukan asal2an.

    "Jika ingin membuktikan apakah Gliese 581g memiliki kehidupan atau tidak, maka kita harus mengunjungi planet nun jauh itu." saya tdk sependapat dg pernyataan ini, dlm kaidah ilmiah sesuatu dpt diterima kebenarannya jk dpt dibuktikan (matematis dan atau eksperimen) meskipun blm / tdk dpt melihatnya scr langsung, contohnya ttg keberadaan antimateri. manusia menemukannya bukan dari benda asli antimateri tp dari eksperimen tp hal ini tdk membuktikan kalau keberadaan utuh dari antimateri tdk ada. penjelasan mengenai antimateri akan sangat panjang.

    diantara hukum2 fisika dan persamaan2 matematis yg tlh jauh diketahui manusia namun menyisakan satu hal terdekat yg malah tdk dikenal dan semakin manusia tdk mengerti ttgnya,....satu hal itu adalah...

    ReplyDelete
  92. Tiada tempat seindah bumi....

    ReplyDelete
  93. gak sabar jdi pengen liat yg benerannya..

    ReplyDelete
  94. Mantap bgt bang ulasannya!
    saya suka bgt.
    memang, planet yg satu ini bikin penasaran.
    secara pribadi sih, saya jg yakin kalo kehidupan lain diluar angkasa sana itu ada. hanya saja kita blm bs mencapainya..

    ReplyDelete
  95. AKU PERCAYA!!!!.....

    soalnya, buat apa alam semesta yang maha luas ini, hanya dipake secuil aja (bumi DOANG)? kemungkinan (enggak berani pake kata - kata "pastinya") ada kehidupan lain itu masih ada kan?

    ReplyDelete
  96. @determity: That is...........................................................God................................

    ReplyDelete
  97. Myheart? Myhead? Myeyes? Mymind?

    ayo "My" family komen, biar blog ini seger lagi!

    Nakashima juga gak keliatan, apa karena Myheart gak nongol??????

    Kemarin2 Chris muncul kan? pas akhir bulan September, tapi belum muncul lagi. Padahal kayakna myheart nungguin Chris mulu, si naka nungguin myheart. Seneng deh baca komen2 kritis, cadas2, serius tapi santai, karna ada bumbu2 cintanya, ada intrik, ada persaingannya. Just miss that. udah lama ngikutin ni blog, berharap masa2 itu ada lagi.................................................................

    ReplyDelete
  98. Determity: Nama itu memang sesuai dengan kaidah sains, tergantung jarak ke bintang dan urutan penemuannya. Namun, jika penemuan itu signifikan, maka para ilmuwan boleh menamakannya dengan nama yang lain. Mengenai Gliese 581g, Vogt sudah mulai menyebutnya dengan nama Zarmina's World, sesuai dengan nama istrinya.

    Menurut kamu:
    "Dlm kaidah ilmiah sesuatu dpt diterima kebenarannya jk dpt dibuktikan (matematis dan atau eksperimen) meskipun blm / tdk dpt melihatnya scr langsung"

    Pernyataan ini tidak tepat. Tidak semua hal bisa dihitung dengan persamaan matematis. Sampai saat ini, tidak ada pembuktian matematis yang bisa menunjukkan adanya kehidupan di planet lain. Karena itu, NASA sendiri sampai membom bulan untuk menemukan air. Dalam ilmu lain, seperti ekonomi, persamaan matematis (yang selama ini sering didewakan) justru sering membawa bencana (contohnya subprime mortgage yang baru saja terjadi).

    Soal pembuktian eksperimen, Bagaimana caranya kamu mengeksperimenkan Gliese 581g untuk membuktikan adanya kehidupan?

    ReplyDelete
  99. nice
    ane suka sama ini blog memecahkan misteri² hehe
    buat agan enigma
    minta tlg dijelasin donk
    tentang karlmeyer
    kalo bisa agak lebih detail ya
    thanks

    Deedon

    ReplyDelete
  100. Dea .
    @kak MyMind 0107 : oo iyaa , makasi ya ka ! Pastinya berguna bgt hehe :D

    ReplyDelete
  101. wah....akhirnya bisa komentar juga di blog enigma...lam kenal mas E....aku udah lama baca artikel mR E...tapi baru sekarang bisa komentar..hehehehe

    ReplyDelete
  102. hemm... bagus, aku liat di Trans Tv beberapa hari yang lalu, langsung di tulis mas Enigma. Salute.

    (oiya mas, aq ngirim e-mail.)

    ReplyDelete
  103. Mantep kk...
    ga bosen g baca kesini ^^
    terus posting yang bagus yah....

    ReplyDelete
  104. bos, ditulis kalo jarak bumi lebih dekat 1% air akan menguap dan kalo lebih jauh 1% air akan membeku rada rancu. Posisi perihelion dan aphelion bumi ialah selisih 5 juta km atau sekitar 3.4% jarak rata2 atau +/- 1.8% dari jarak rata2 tapi normal2 aja tuh...????
    jadi jarak mendekat dan menjauh 1.8% tidak membuat air hilang atau membeku.... cmiiw

    from: abdani.yahya

    ReplyDelete
  105. @abdani: km benar. Pernyataan itu memang rancu. Sbnrnya maksud saya adl 1% lbh jauh atau dkt pada posisi aphelion dan perihelion. Namun krn bnyk yg mengira 1% dr jarak rata2 (astronomical unit), maka pernyataan itu saya ubah jd 2 %. Thanks atas koreksinya ya.

    ReplyDelete
  106. Saya Orang Baru Nih hehe..

    hanya Ingin Menambhkan..

    Para ilmuwan baru-baru ini menemukan planet 'kembaran Bumi' yang berada di luar tata surya. Namanya, Planet Gliese 581g. Nama lain yang kendengarannya lebih indah adalah 'Dunia Zarmina'. Penemuan itu merupakan hasil pengamatan selama 11 tahun oleh para ilmuwan dari berbagai negara.

    Para ilmuwan itu tidak cuma menemukan Dunia Zarmina, tapi juga menemukan adanya sinyal misterius yang dipancarkan dari planet yang kemudian disebutkan sebagai planet kembaran bumi itu.

    Adalah Dr Ragbir Bhathal, ilmuwan dari University of Western Sydney yang melihat sinyal aneh itu pada Desember 2008 -- jauh sebelum diumumkan bahwa ada planet yang bisa dihuni mahluk hidup di orbit bintang cebol, Gliese 581.

    Bhathal yang adalah anggota organisasi SETI (search for extraterrestrial intelligence) -- organisasi yang bertujuan membuka kontak dengan kehidupan lain di luar Bumi -- sedang mengamati langit ketika ia menemukan sinyal 'mencurigakan' dari area galaksi di mana Gliese 581g bermukim.

    Penemuan ini menguatkan dugaan bahwa Gliese 581g adalah planet paling mirip Bumi yang pernah ditemukan. Adakah kehidupan di sana?

    Penemuan Bhathal hanya sebulan sebelum para astronom mengumumkan penemuan planet Gliese 581e yang kurang bisa dihuni (habitable) dibandingkan Gliese581g -- meski keduanya terletak di sekitar bintang yang sama yang jauhnya, sekitar 20 tahun cahaya.

    "Kami menemukan sinyal yang tajam, seperti laser yang selama ini kita cari-cari. Itulah yang kami temukan, dan kami sangat bersemangat," kata Bhathal seperti dimuat situs Daily Mail, 1 Oktober 2010.

    Berbulan-bulan setelah penemuannya, Bhathal yang punya reputasi sebagai 'pemburu alien dari Australia' menyapu langit untuk mencari sinyal kedua -- untuk mencari tahu apakah fenomena itu adalah nyata atau justru kesalahan instrumen. Sayang, pencariannya tak menghasilkan apapun.

    Namun, penemuan planet mirip Bumi di sekitar Gliese 581 - baik 581e dan 581d, membuat imajinasi publik makin liar.

    Pembuat film dokumenter, RDF dan situs jejaring sosial, Bebo menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim sinar informasi terfokus -- berisi 500 pesan dari masyarakat dalam bentuk gelombang radio yang dirahkan ke Gliese 581.

    Sementara, menteri keilmuwan Australia saat itu mengorganisasi 20.000 pengguna Twitter untuk mengirim pesan ke bintang tetangga jauh Bumi di luar tata surya itu.

    Dugaan bahwa benar ada kehidupan di seputar Gliese 581 saat ini dikuatkan oleh pendapat Dr Steven Vogt dari University of California, Santa Cruz. Ia mengaku 100 persen yakin ada kehidupan di planet itu.

    Planet Gliese 581g berada di gugus bintang 'Zona Goldilocks' -- sebuah wilayah di angkasa yang kondisinya tak terlalu panas, juga tak terlali dingin bagi cairan yang membentuk laut, danau, maupun sungai.

    Planet tersebut juga nampaknya memiliki selubung atmosfer, gravitasi seperti Bumi. Para ilmuwan berpendapat, jika benar, temuan ini adalah pendukung fakta bahwa alam semesta dipenuhi planet yang mirip dengan dunia manusia.

    "Jumlah sistem yang diduga memiliki planet yang bisa dihuni mahluk hidup, mungkin sekitar 10 sampai 20 persen. Jika dikalikan dengan ratusan miliar bintang di Bima Sakti, ini jumlah yang besar."

    Mungkin saja ada puluhan miliar sistem seperti ini di galaksi kita.

    "Secara pribadi, mengingat kecenderungan kehidupan berkembang di mana pun, saya bisa mengatakan bahwa peluang bagi kehidupan di planet ini adalah 100 persen. Aku hampir tidak meragukannya," kata Vogt.

    ReplyDelete
  107. Bang E,..
    kira kira setahun lalu kan di temukannya planet ini,..
    dan baru di posting bang E sekarang,..
    agustus tahun lalu ada sebuah instansi yang saya tak tahu namanya mengirim pesan ke gliese 581g tersebut mungkin instansi tersebut SETI,..
    dan dalam web ini http://www.hellofromearth.net/ ada beberapa info,..

    dan saya ada beberapa pertanyaan kalau misal benar benar ada kehidupan,..
    mungkinkah peradapan mereka lebih maju dari kita,..
    dan mereka semua yang melakukan Kasus "Alien Abduction",???

    ReplyDelete
  108. Fajri, tentu saja tdk ada yg bisa mengetahuinya dgn pasti.

    ReplyDelete
  109. Bro E....nice post...sy suka. Dari aku:
    1. Mohon diedit ulang huruf2 brikut Bro, biar kesan akademisx tetap terjaga profesional.
    Pada kalimat:
    "Yup, Pernyataan ini lebih rasional". Huruf P pada "Pernyataan" mohon diganti dgn. p sehingga jadinya "pernyataan".

    Terus sebaliknya pada kalimat:
    "sampai saat ini, apa yang disampaikan oleh Vogt memang baru sebatas asumsi. Merekapun belum menemukan bukti". Huruf s pada sampai mestinya S sehingga jadinya "sampai".
    2. Komentku:
    Kalau astronom Vogt ditolak klaimnya tentang keberadaan kehidupan di Gliese 581g karena ketiadaan bukti empiris, mestinya para penolak ini mampu tunjukkan bukti empiris kalau di planet itu memang tdk. ada kehidupan. Ini bagai pertentangan antara kaum pemuja Tuhan dan atheis. Kaum atheis layak utk. tidak dibenarkan karena penolakan mereka atas keberadaan Tuhan tidak bisa dibuktikan secara empiris. Jadi, sebetulnya penentang teori Vogt layak utk. disebut keliru juga.

    But, above of all other things, this article makes me worthy to give you again and again a great big salutation. Keep posting Bro E.....GBU.

    ReplyDelete
  110. @bumimanusiawi: pembaca enigma ternyata orang-orang yang sangat teliti. Salut. Sudah saya edit. Thanks ya bro.

    ReplyDelete
  111. saya prnh baca disalahsatu blok,jika kita bepergian dgn pesawat berkecepatan cahaya mk wkt 1hr didlm pesawat sama dgn 1thn dibumi.Kl bgt artinya hya dibthkn wkt 20,5hr utk sampai diplanet trsbt.Tentu dgn mengabaikn jka suatu bnd bergerak dgn kecepatan cahaya akn berubah mnjd energi.

    ReplyDelete
  112. busyet dah... 41 thn untuk say hello..
    kapan b'kembangnya...??
    ckck

    ReplyDelete
  113. jika bumi 2% lebih dekat dgn matahari maka bumi akan terpanggang! kyknya ngak gitu deh yang anda rasakan panas saat terpapar sinar matahari itu bukan krn sinar matahari panas, buktinya pada ktggian 30 000 kaki kata pak pilot suhunya 5'C, nah loo dipuncak bromo juga dingin minta ampiun loh, kalo menurut gue nie yah sinar matahari itu dari sononya emg panas tapi nyampe sekitar bumi nie panasnya dah hilang.. hihihihi sok tau deh qw..

    ReplyDelete
  114. kcptan cahaya 300,000km/dt??? msa sih bro!!
    jarak bumi dgn matahari ktanya 10thn.cahaya
    kalo brjalan dgn kcptan cahaya utk nyampe di matahari butuh waktu 10thn???

    jadi sinar matahari yg nyengat kita tadi siang itu adalah sinar yang dihasilkan oleh matahari
    10thn yang lalu??? ngaca dulu Ach para ilmuwan itu!! bro muat lah comment gue soal sinar matahari nyampe di bumi dah gak punya energi panas tuch.. hihihi mkc yach..

    ReplyDelete
  115. Sebenarnya jarak matahari ke bumi bukan 10 tahun cahaya. melainkan 150 juta kilometer. Kalau dikonversi ke kecepatan cahaya, maka 150juta/300ribu hasilnya adalah 500 detik. 500 detik itu sama dengan 8,3 menit. Jadi, dengan kata lain, cahaya matahari untuk sampai ke bumi hanya membutuhkan waktu sekitar 8 menit. Bukan 10 tahun seperti yang kamu katakan.

    ReplyDelete
  116. Siapa tahu ada manusia yang jauh lebih cerdas dari kita di sana, makanya kita ga pernah mengetahuinya

    ReplyDelete
  117. my mind 0701 berkata :

    @dea : iya, sama2...senang bisa membantu sesama penggemar blog ini..hehe...

    bro en, kira2 saat ini ilmuwan dah menemukan pa blom bro gelombang yang lebih cepat dari cahaya...soalnya jd terasa lambat banget sih kalo hanya nunggu jawaban aja pake nunggu selama 40 tahun. kecepatan cahaya emang gak da apa2nya dibanding luasnya alam ini ya bro...

    ReplyDelete
  118. Ada penghuninya

    Pasti ada !!

    ReplyDelete
  119. Marchel said...

    Untuk comment 119:

    Maaf, gw ralat sedikit yah.

    Pernyataan bahwa 'jika bumi 2% lebih dekat dgn matahari maka bumi akan terpanggang' itu betul.

    Sinar matahari yg betul-betul sampai ke bumi (NOTE : yang sampai ke badanmu ketika kamu berdiri di luar ruangan pada saat tengah hari) itu cuma sedikit sekali. Kalo ga salah cuma 2% (tolong dibenarkan, jika gw salah ya ^_^). Jumlah segitu sudah membuat kamu kepanasan, dan coba lihat termometer berapa suhu saat kamu merasa kepanasan saat itu.

    Itu baru 2% nya dan pada jarak 149.900.000 km dari matahari (jarak rata-rata bumi ke matahari).

    Bisa dibayangkan kan jika bumi terletak lebih dekat dgn matahari 2% aja. Terasa panassss banget, dan gw pikir AC yg paling dingin saat ini pun akan jadi barang tak berguna juga.

    Mohon maaf jika ada kata-kata gw yg salah dan menyinggung perasaan.

    ReplyDelete
  120. saya mau tanya bang..pesan yg dibalas alien sudah dibahas bang?

    ReplyDelete
  121. semua itu...
    memang hanya Allah yang tau...

    ReplyDelete
  122. Wah artikel bahasa Indonesia yang sangat bagus..
    Oh ya saya sedikit ingin usul bagaimana kalo anda juga memuat tentang penasaran saya terhadap planet Europa yang sekarang mungkin "Juno" mau observ Agustus 2011 ini.. hehe.. Penasaran saja dengan planet itu.. Adakah info tentang itu? Terimakasih atas tanggapannya.. :)

    ReplyDelete
  123. Kalaupun ada kehidupan disana, butuh beberapa generasi untuk hanya saling menyapa...

    ReplyDelete
  124. bro, berarti perbedaan suhu antar dua sisi planet bisa sangat ekstrem ya, artinya tekanan udara antar dua sisi itu juga sangat ekstrem ya, berarti disana anginnya banter banget ya, badai terus tiap hari gimana bisa bangun peradaban ya, arus lautnya juga pasti kenceng banget ya, waooww, dengan kondisi seperti itu.. ane rasa.. disana.. pasti.. bro lagi sibuk banget ya? lama ngak posting nih

    ReplyDelete
  125. Kalo menurut imajinasi w ni ya gan... Untuk mencapi tu planet caranya kita mencari glombang yang lebih cepet dari cahanya itu uga kalo bisa... Lalu buat deh alat yang dapat merubah materi (manusia) menjadi glombang cahaya... nanti kita kirim tuh glombangnya lewat teleskop yang dapat menembus ruang hampa untuk sampai tujuan... Nyampe deh... Gitu gan...

    ReplyDelete
  126. ke sana mungkin bisa pake wormhole
    tapi kalo udh ngliat dengan mata sendiri bahwa di sana nggak ada kehidupan kita gak bisa kembali ke bumi, mungkin disana akan jadi FA (Forever alone) :D

    ReplyDelete
  127. Aku suka dengan kata jarak tempuh dan kecepatan cahaya...detailled description

    ReplyDelete
  128. Wahh..gak bakalan manusia bisa tau ada enggak nya kehidupan di sana..secara jarak tempuh nya aj dari bumi memakan waktu 20,5 tahun cahaya...gak bakalan...hanya tuhan yg tau..ada enggak nya kehidupan disana

    ReplyDelete
  129. Gak mungkin mau sampei kapan pun juga gak bakalan..logika nya jarak tempuh nya dr bumi aj 20,5 tahun cahaya...suatu benda yg bisa tembus kecepatan 1tahun cahaya aj bakalan ter urai menjadi energy..kesimpulan nya hanya tuhan yg tahu ada enggak nya kehidupan disana...

    ReplyDelete
  130. Takut mati takut kiamat cari itu planet lain selain bumi,yahhh mati juga akhirnya..

    ReplyDelete