Sunday, December 27, 2009

Lempeng Lolladoff dan Batu Dropa - Bukti kunjungan alien di masa lampau ?

Batu Dropa dan Lempeng Lolladoff adalah dua artefak masa purba yang sering dianggap sebagai bukti adanya kunjungan alien di masa lampau. Benarkah ?


Kebanyakan dari kalian mungkin sudah pernah mendengar mengenai Batu Dropa. Sedangkan soal lempeng Lolladoff, mungkin masih sedikit yang pernah mendengarnya. Namun karena kedua artefak ini sangat berkaitan, maka saya akan menulis mengenai keduanya di dalam tulisan ini. Bagi yang belum pernah mendengar mengenai kedua artefak ini, mungkin kalian akan sedikit kesulitan mencerna isi tulisan ini.

Lempeng Lolladoff

Inilah kisah resmi yang beredar mengenai Lempeng Lolladoff :

Lempeng Lolladoff adalah sebuah lempeng batu yang ditemukan di wilayah Nepal dan diperkirakan telah berusia 12.000 tahun. Pada permukaan lempeng batu ini, terlihat adanya objek berbentuk piring terbang di tengah dengan makhluk berbentuk alien di sisinya (walaupun saya melihat makhluk itu lebih mirip Casper, the friendly ghost). Batu ini pertama kali diperlihatkan pada tahun 1947 oleh seorang profesor bernama Lolladoff kepada seorang peneliti Inggris yang kemudian mempublikasikan foto lempeng ini di bukunya.

Penjelasan lebih lanjut soal batu ini, akan saya berikan setelah saya membahas soal batu Dropa.


Batu-batu Dropa
Inilah kisah resmi mengenai batu Dropa yang beredar di internet :

Pada tahun 1938, sebuah tim dari Beijing University melakukan ekspedisi ke sebuah wilayah terpencil di Bayan-Kara-Ula di kaki pegunungan Himalaya. Ekspedisi itu dipimpin oleh Prof. Chi Pu Tei.

Di wilayah itu mereka menemukan rangkaian gua dan terowongan yang sepertinya dibuat dengan teknologi canggih. Di dalam gua-gua itu, mereka menemukan kuburan-kuburan berukuran kecil yang didalamnya terkubur kerangka-kerangka yang juga berukuran kecil.

Kerangka tersebut bisa dipastikan bukan berasal dari anak kecil karena walaupun hanya memiliki tinggi sekitar 1 - 1,2 meter, kerangka tersebut memiliki ukuran tengkorak kepala yang besar.

Satu-satunya penanda yang ditemukan pada kuburan ini adalah batu-batu lempeng berbentuk lingkaran yang masing-masingnya memiliki diameter sekitar 30 cm dengan tebal hampir 1 cm. Batu-batu ini memiliki lubang kecil di tengahnya dengan alur membentuk spiral ke arah sisi luar dan usianya diperkirakan sekitar 12.000 tahun. Batu-batu inilah yang kemudian disebut batu-batu Dropa. Total batu Dropa yang ditemukan oleh ekspedisi ini adalah sebanyak 716 buah.

Tim ekspedisi ini kemudian kembali ke Beijing dan hasil penemuan itu disimpan selama 20 tahun di Universitas Beijing sebelum akhirnya diputuskan untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian lanjutan ini dipimpin oleh Dr.Tsum Um Nui yang kemudian menemukan adanya hierogliph yang berukuran mikroskopik terukir di atas batu Dropa.

Selain Dr.Tsum Um Nui, pihak Rusia juga menyatakan ketertarikannya atas artefak ini dan diberikan akses oleh pihak Cina untuk menelitinya. Tim peneliti Rusia yang dipimpin oleh Dr. Vyatcheslav Saizev menemukan bahwa batu-batu ini mengandung konsentrasi Kobalt yang tinggi.

Mungkin artefak ini tidak mengandung arti yang terlalu signifikan. Namun apa yang menarik adalah apa yang diceritakan oleh Hierogliph mikroskopis yang terukir di atasnya.

Hierogliph
itu menceritakan bahwa pada masa lampau, sebuah ras alien bernama Dropa mendarat darurat di wilayah Himalaya. Pendaratan darurat ini menyebabkan sebagian besar kru pesawat mereka tewas. Kaum Dropa yang selamat kemudian tinggal di dalam gua-gua karena mereka diburu oleh suku setempat, Suku Ham.

Setelah beberapa lama, kedua ras, Dropa dan Ham bisa hidup berdampingan. Namun kaum Dropa ternyata tidak bisa memperbaiki pesawatnya sehingga mereka terpaksa menghabiskan sisa hidupnya di bumi bersama manusia.

Hasil penelitian Dr. Tsum Um Nui ini kemudian dikumpulkan dalam sebuah paper akademik untuk diterbitkan. Sebelum sempat diterbitkan, Beijing Academy of pre-History melarang penerbitannya. Setelah melalui berbagai usaha, pada tahun 1962, hasil penelitian tersebut akhirnya berhasil juga diterbitkan. Namun tulisan itu segera mendapat cemoohan dari kalangan ilmuwan. Dr Tsum Um Nui kemudian menarik diri dari dunia akdemis dan tinggal di Jepang sampai akhir hayatnya.

Nah, kisah Dropa ini kemudian menarik perhatian para ufolog yang percaya bahwa nenek moyang manusia berasal dari alien, atau paling tidak percaya bahwa di bumi ini ada beberapa ras keturunan alien.

Namun apa yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang adalah, batu Dropa sudah sejak lama dianggap sebagai Hoax, bahkan oleh sebagian ufolog dan penganut New Age.

Apa buktinya kalau batu Dropa adalah sebuah hoax ?

Pertama. Tidak ada catatan bahwa pada tahun 1938 pernah diadakan ekspedisi oleh tim dari universitas Beijing ke Bayan Kara Ula. Jika penemuan batu ini benar-benar signifikan, bukankah harusnya ada catatan akademis mengenai ekspedisi ini ?

Kedua. Tidak pernah ada catatan mengenai ilmuwan bernama Tsum Um Nui dan Vyatcheslav Saizev. Bahkan kedua nama ini tidak pernah ditemukan di manapun. Dengan kata lain, dua nama ini adalah fiktif. Nama Tsum Um Nui bahkan sama sekali bukan nama Cina.

Ketiga. Beijing Academy of pre-History yang disebut pernah melarang penerbitan hasil penelitian Dr Tsum Um Nui ternyata adalah sebuah akademi fiktif.

Keempat. Keberhasilan penerjemahan hierogliph pada batu Dropa dianggap sebagai kisah fiksi. Soalnya tidak pernah ada Rosetta Stone (kamus) untuk mengartikan bahasa Dropa. Jadi boleh dibilang mustahil seseorang bisa menerjemahkannya hanya dalam waktu singkat seperti yang dilakukan oleh Tsum Um Nui.

Kelima. Suku Dropa memang ada dan mendiami wilayah Tibet utara. Namun suku ini bukan suku pigmi seperti yang disebut oleh Chi Pu Tei, melainkan berukuran seperti manusia biasa dan hidup secara nomadik.

Keenam. Sumber awal yang menyebutkan adanya batu Dropa adalah sebuah buku yang berjudul "Chariots of the Gods" yang ditulis oleh Erich von Daniken pada tahun 1968. Ketika buku ini terbit, demam ufo masa purba dimulai di seluruh dunia dan Daniken dianggap sebagai orang yang paling berpengaruh dalam penyebarluasan teori ini. Namun belakangan ketahuan ternyata Daniken banyak memasukkan fakta-fakta yang tidak benar di dalam buku tersebut. Daniken kemudian mengakui bahwa ia memang mengarang sebagian isi buku tersebut.

Ia juga mengakui bahwa inspirasinya menulis buku itu berasal dari tulisan Alexander Kazantsev, seorang penulis science fiction dari Sovyet. Namun anehnya, Kazantsev menolak klaim Daniken dan malah mengatakan bahwa ia menulis kisah-kisah science fictionnya berdasarkan cerita Daniken.

Yeahh. that tells everything.

Ketujuh. Tulisan berikutnya yang menyinggung mengenai batu Dropa dengan kisah tambahan adalah sebuah buku yang berjudul "Sungods in Exile" yang "diedit" oleh David Agamon tahun 1978. Agamon mengatakan bahwa penulis buku tersebut adalah Dr. Karyl Robin Evans, seorang peneliti Inggris.

Pada tahun 1988, David Agamon mengakui kepada majalah Fortean Times bahwa buku itu adalah sebuah hoax dan Dr. Karyl Robin Evans yang disebutnya sebagai penulis buku tersebut hanyalah tokoh imajiner. Ia juga mengatakan bahwa ia menulis buku itu karena terinspirasi oleh buku "Chariots of the Gods" tulisan Daniken.

Bukankah sudah sangat jelas ?

Tujuh argumen di atas sepertinya sudah cukup untuk menolak kisah batu Dropa. Tapi jika kalian merasa tidak cukup, maka sepertinya argumen kedelapan bisa menutup kasus ini untuk selamanya.

Kedelapan. Tahukah kalian bahwa tidak pernah ada bukti bahwa batu Dropa benar-benar ada. Bayangkan, Chi Pu Tei disebut menemukan 716 lempeng batu. Tapi mengapa tidak pernah ada satupun foto yang menunjukkan bahwa batu itu benar-benar ada ?

Lalu, mungkin kalian berkata, "lho, jadi foto batu di atas itu foto batu apa ?"

Di internet memang beredar beberapa foto lempeng batu yang disebut sebagai batu Dropa, namun sebenarnya foto yang beredar itu adalah foto batu Bi yang ditemukan dalam jumlah ribuan di Cina yang berasal dari tahun 3.000 SM. Foto yang saya pasang di atas adalah foto batu Bi.

Batu Bi, tidak berdiameter 30 cm seperti yang dikatakan mengenai batu Dropa. Lagipula batu Bi terbuat dari batu Jade, bukan kobalt. Dan di permukaan batu Bi, tidak ada hierogliph mikroskopis yang ditemukan.

Batu-batu Dropa disebut disimpan di beberapa museum di Cina. Namun tidak pernah ditemukan adanya batu-batu dengan ciri-ciri seperti batu Dropa di museum-museum Cina. Jika sebuah penelitian ilmiah menyebutkan adanya sebuah objek arkeologi yang ditemukan, maka tentu saja itu berarti objek tersebut harus benar-benar ada. Apalagi kita sedang berbicara mengenai 716 buah batu.

Jadi kesimpulannya, kisah mengenai batu Dropa yang beredar hanyalah kisah fiksi yang disebarluaskan lewat internet.

Sekarang, saya sudah memberikan alasan mengapa saya meragukan kisah batu Dropa. Lalu bagaimana dengan lempeng batu bergambar Casper, ehem..maaf, maksud saya alien. Untuk Lempeng Lolladoff, kasus ini sudah selesai sejak lama. Ingatkah kalian apa yang saya tulis di atas mengenai lempeng Lolladoff ?

Saya menulis bahwa Prof Lolladoff adalah orang yang pertama kali memperlihatkan lempeng ini kepada seorang peneliti Inggris pada tahun 1947 yang kemudian mempublikasikan foto lempeng itu di bukunya. Tahukah kalian siapa peneliti Inggris yang saya maksud ?

Peneliti Inggris yang saya maksud adalah
Dr. Karyl Robin Evans, tokoh fiktif dalam buku hoax "Sungods in Exile" yang diedit oleh David Agamon (lihat argumen ketujuh di atas). Foto lempeng yang kita lihat itu berasal dari buku hoax tersebut. Dengan kata lain, sama seperti batu Dropa, kisah lempeng Lolladoff adalah kisah fiktif dan kita tidak akan pernah bisa menemukan benda fisiknya dimanapun juga.

Penutup
Dalam tulisan ini, saya tidak bermaksud untuk mempertanyakan teori ufo masa purba. Yang saya pertanyakan adalah kredibiltas dua artefak yang sering dijadikan dasar argumen untuk mendukung teori ufo masa purba.

Seperti yang sudah saya tulis di atas, saya pribadi meragukan kisah kedua artefak ini. Tapi, saya juga tahu, bahwa pembaca blog ini adalah pembaca-pembaca yang kritis. Sebagian dari kalian akan segera membuka google setelah membaca tulisan ini untuk memverifikasi sendiri apa yang saya tulis. Karena itu, saya akan sangat senang jika kalian benar-benar bisa menemukan lokasi kedua artefak ini dan memberikan kepada saya bukti keberadaannya.

Jika kalian sudah menemukannya, beritahukan kepada saya, maka saya akan segera merevisi tulisan ini.


(bibliotecapleyades.net, helium.com, crystalinks.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.

70 comments:

  1. pertamax..
    masih anget artikelnya..

    ReplyDelete
  2. pertamaxx has been taken by vanhyde

    izin nyimaxx gann !

    ReplyDelete
  3. Nice Post bang Enigma...
    tp klo boleh tnya, sbnernya ada ga sich benda2 yg memang bner2 membuktikan kalo alien prnah ada n smpet mnetap di bumi???
    thanx y bang klo brsedia mnjawab...

    ReplyDelete
  4. banyak yang dianggap sebagai bukti, tapi penafsirannya banyak.

    ReplyDelete
  5. izin commenk ya bang enigma

    Waahhhhhh... Agak Sulit untuk dicerna.. Bila bnr dahulu ada alien pernah menetap/singgah ke bumi sukar tuk di terima fikiran saya, hhmm.. satu hal yang pasti di dasar laut terdalam masih ada alien2 yang bersembunyi menetap disana hehehe...
    - taufik -

    ReplyDelete
  6. top markotop... jadi tambah lagi refensi nih..., saya salut ama mas enigma... mas pernah denger tanjakan anti gravitasi..? sy masih penasaran ama fenomena itu.. koq bisa ya... kapan 2 diposting ya..

    ReplyDelete
  7. saya memang lagi nulis soal tanjakan gravitasi.

    ReplyDelete
  8. saya cari-cari di website, katanya lolladoff itu berbentuk seperti disk(piringan) dan ditemukan di Nepal. tapi tempatnya masih belum menemukan.

    saya melihat tulisan seperti ini:

    "Tsum Um Nui tampaknya tidak menjadi sebuah nama Cina melainkan suatu konversi fonetik nama Jepang."

    untuk selanjutnya saya akan cari lagi...
    maaf kalau kurang....

    ReplyDelete
  9. Wah,akhir2 ini aq sring bgt ngecek situs ini,cukup menambah wawasan aq yg emank demen ama yg berbau2 misteri gn..
    ;)
    truz khan msh byk tu benda2/gambar/lukisan yg d anggap atau membuat qta berfikir bahwa dahulu kala emank ada kehidupan dr luar bumi yg singgah k bumi..
    Apakah smua juga ada hubungannya 1 dgn yg laen?
    Aq jd kya terpengaruh d film Transformer 2..
    Hehehe..
    Maklum bang,msh awam..

    ReplyDelete
  10. tidak semua berhubungan. tapi sepertinya memang harus dicek satu persatu sumber kisah masing-masing artefak.

    @RAM : memang itu kemungkinan konversi fonetik.

    ReplyDelete
  11. kalo ane request bwt ngebahas misteri david copperfield ngilangin patung liberty boleh ga ya bang? :malu:

    ReplyDelete
  12. Apakah tanjakan anti gravitasi merupakan keanehan yang terjadi di Santa Cruz, California, Amerika Serikat? Jadi kita bisa berdiri tegak di tanah yang miring. Atau kedua hal tersebut berbeda tetapi saling berkaitan? Hm, saya penasaran dengan hal tersebut

    ReplyDelete
  13. saya sudah curiga sama dropa stone ini dari dulu, terlalu banyak kejanggalan. very unlogically kalau piringan penyimpanan data juga harus ikut-ikutan dari batu ngikutin jamannya..emang flinstone? then, apabila itu memang disk seperti compact disc seperti sekarang ini, kenapa data yang ada berupa huruf hieroglyph? bukan binary data? lagian kok ditulisin di atas permukaan disc? emang head readernya pakai sistem raba seperti huruf braille, ga banget deh...
    selain itu, bila pesawatnya ga bisa dibenerin, bangkai pesawatnya pasti tidak jauh letaknya dari area ditemukannya benda2 tsb, tapi toh ternyata ga ketemu juga.

    untuk lolladoff plate, meski baru tau sekarang, juga sudah ada ciri hoaxnya. gambarnya terlalu human banget :)... ngapain juga si alien menggambar chameleon sama gurita bersama dengan gambaran dirinya? Biasanya, bukti-bukti rujukan keberadaan alien, mudahnya crop circle sebagai contoh, tidak ada yang secara detail menggambarkan makhluk seperti itu. karena alien ingin mengkomunikasikan dengan bahasa universal, seperti matematika, art dan simbol-simbol universal. gambaran-gambaran purba mengenai keberadaan astronaut pun biasanya sederhana tidak seperti itu.

    ReplyDelete
  14. Nice post!
    Oia,gak trtarik bwt ngebahas pnampakan ufo yg di kalimantan?

    ReplyDelete
  15. @Inoshi : You are really-really smart !

    @anonymous : ufo kalimantan belum pernah denger

    ReplyDelete
  16. enigma tolong bahas manusia berkulit biru donk !
    pernah baca di forum

    ReplyDelete
  17. Bang , tulis tentang Buku Misterius Urantia dong

    ReplyDelete
  18. Waaah dah di tunggu2 dari kemaren kemaren kemaren mas enigma... akhirnya postingan baru keluar jg....

    tetep kereeen.....

    ReplyDelete
  19. bener...klo emang bukti tersebut memang otentik harusnya ada dokumentasi tentang ekspedisinya bahkan nama ilmuanya juga terkesan fiktif.....tp gmn bang soal gambar helikopter di reruntuhan kuno itu?dan gambar alien bermata besar di reruntuhan peninggalan maya?

    ReplyDelete
  20. wah nambah pengatahuan nie..,
    makasih ya om enigma. :D
    sebagai newbie saya kagum.
    peace!!!!

    ReplyDelete
  21. sebenernya pengen banget fenomena ini nyata.....

    hmmm......

    ReplyDelete
  22. kalo dari arkeologi
    sepengetahuan saya belum ada artefak yang menandakan bahwa ufo itu ada

    lagian juga dari sisi agama
    kitab" suci juga menyebutkan
    Tuhan hanya menciptakan jin dan manusia
    bukan jin, manusia dan alien :D

    ReplyDelete
  23. Bung Enigma, postingannya bagus, tetapi menurut saya lebih baik kalo yang di "posting" yang bukan Hoax, kan tujuan dari blog ini adalah misteri yang belum terpecahkan, dan bukannya Hoax , GBY

    ReplyDelete
  24. Sebenarnya tujuan dari blog ini bukan "misteri yang belum terpecahkan", deskripsi blog di atas sdh saya ganti beberapa hari yang lalu.
    Tujuan dari blog ini adl memberikan informasi, apakah itu hoax atau bukan.
    Kalau saya tidak memposting soal batu dropa, maka saya akan terus menerima email dan permintaan untuk memposting soal ini.
    Karena itu, untuk menemukan mana yang benar-benar misteri yang belum terpecahkan, langkah pertama adalah memmisahkan antara misteri sejati dengan hoax.

    ReplyDelete
  25. dalam kitab suci tidak ada menyebutkan kata "hanya" . jd tidak menutup kemungkinan ada mkhluk selain jin dan manusia .lagipula saya rasa jagat ini terlalu luas jika hanya untuk ditempati jin dan manusia . dan smua itu tidak diciptakan dengan kesia-siaan .

    ReplyDelete
  26. Salut buat bang enigma, insting nya tajam untuk menangkap kejanggalan dari berita2 yg di dapat...

    ReplyDelete
  27. saya pernah diskusi tentang jin, bahwa jin memiliki teknologi yang jauh melebihi manusia...jin juga memiliki peradaban yang hampir sama dengan manusia. ada jin primitif dan ada juga jin modern. begitu untuk menjelaskna anonymous December 28, 2009 8:05 AM

    ReplyDelete
  28. Bung enigma, request soal Dopelganger, book of urantia, valkriye, ama norse dong(satu paket ama valkriye juga ok), mohon ditanggapi
    -codearm2-

    ReplyDelete
  29. bung, enigma...
    requestdunk bhas soal buku URANTIA yg katany isinya mengenai sluruh alam semsta....

    ntu buku cma omong ksong orng iseng ato hoax yg bner2 masuk akal...

    btw, nice inpo in this blog...

    ReplyDelete
  30. sejatinya hanya waktu yg dpt menjlaskan sgla misteri..smoga aja project pembuatan mesin waktu oleh SEIKO eh CERN(penemu internet-red) dpt segera terealisasi jd kita bsa ksna untk membuktikanya langsung...SPARTAN..HA HU..

    ReplyDelete
  31. idem boss ttg urantia donk berdasar logika and bukti-2 nyata hoax/asli sihh????request jg nihh.GBU

    ReplyDelete
  32. gan, riquest tentang odin dong

    ReplyDelete
  33. mantapppp....!!!!
    udah keliatan itu hoax klo jd ilmuwan seperti Dr.Tsum Um Nui gue ga bakal narik diri dari dunia sains apalagi lari ke nagara laen emng koruptor lari kenagara laen apalagi klo dr di universitas malu dong,yah nama nya juga tokoh fiksi...jadi ga malu dia hehehehe....(HOAX)

    mr.enigma klo tembok cina prnh denger kan nah klo tembok zulkarnain gimana...????

    from :N.O

    ReplyDelete
  34. namun setelah saya browsing lagi saya mengetahui bahwa Keterangan yang tertulis pada piringan batu tersebut ternyata mirip dengan legenda yang ada di masyarakat lokal setempat, yaitu tentang munculnya makhluk dari angkasa yang berbadan kurus kecil tetapi berkepala lebih besar.
    bagaimana kah dengan legenda yg ada di dalam masyarakat itu?apakah hoax pula,
    tentunya legenda ini kan sudah ada sejak beratus-ratus tahun yg lalu?
    suatu legenda tentunya tidak akan muncul begitu saja,tanpa ada kesaksian seseorang bukan?

    ReplyDelete
  35. Bisa saja benar, tetapi data2nya di sembunyikan oleh pemerintah china..who knows?? mungkin menurut mereka ini bukan konsumsi publik

    ReplyDelete
  36. Setelah lama ditunggu, akhirnya keluar juga postingan yang baru. Sayang ketinggalan bukanya. Wah, kabar buruk untuk pengemar UFO purba nih,jangan-jangan nanti buktinya hilang satu-satu. Tapi kupikir masalah misteri dunia gak bakal habis buat dibahas. Saya aja pingin rekues, tapi banyak banget, jadi malu mintanya. Bagaimana membahas tentang lorong waktu atau sesuatu tentang relativitas ruang dan waktu, apalagi secara teori sangat mungkin terjadi (sebagian sudah dibahas sih)?

    ReplyDelete
  37. @codearm2 : iya, ntar diliatin dulu.

    ReplyDelete
  38. Mr. Enigma.....
    Saya pernah membeli buku dan membacanya namun saya sudah rada2 lupa judlnya dan buku tersebut tak tahu entah dimana sekarang ini... yg masih saya ingat adalah bahwa buku itu karangan Stephen Hawkins, dimana dia menyatakan ada sebuah teori yg apabila teori tersebut terpecahkan maka seisi alama semesta ini misteri terjadinya akan terpecahkan... mungkin Mr. Enigma pernah juga membaca atau setidaknya pernah mendengar...

    ReplyDelete
  39. mungkin yang kamu maksud buku stephen hawking yang berjudul "theory of everything". kebetulan saya punya bukunya. sebenarnya bukan berarti teori itu bisa memecahkan misteri alam semesta. Teori itu cuma merekonsiliasi hukum2 fisika yang ada sehingga dengan satu teori itu saja, semua dapat dijelaskan.

    ReplyDelete
  40. mungkin aja para alien gk mau rahasianya ke bongkar..kayak cerita MIB (tapi denger-debger emang ada gosipnya kayak gtu)
    jadi cerita yang mungkin bener-bener faktanya seolah2 di buat jadi hoax..
    corp circle contohnya..
    60% saya perccaya kalau alien itu ada..
    40% alien yang sebenernya manusia dari masa depan..(mesin nwaktu bakalan di buat oleh cern)..
    hahahhai..
    saia penggemar baru om enigma..ceritanya seru2..

    ReplyDelete
  41. Yupe betul sekali Mr. Enigma... memang itu judulnya. Namun kayaknya Large Hadron lebih heboh ya dalam upaya pengungkapan misteri alam semesta,...

    btw, makasih dah dibalas dan makasih juga atas tips2nya selama ini yang Mr. Enigma berikan kepada saya...

    ReplyDelete
  42. Boss...pernah ada ga fenomena UFO yg di alami astronot di luar angkasa ? or yg terekam di luar angkasa?

    Tks...

    ReplyDelete
  43. He he just wanna say this is my favorite blog... sebenernya kemarin jg mau protes kenapa judulnya masih "misteri yg belum terpecahkan" eh ternyata dah diganti tooh... setuju bgt sm judulnya "selalu ada sisi yg lain" he he keep up d good work bro..

    ReplyDelete
  44. Juragan...Request donk tentang foto2 mars yang katanya berhasil memfoto sebuah patung yang mirip putri duyung n foto2 di mars yang memeprlihatkan struktur sebuah kota n gedung

    ReplyDelete
  45. Halo mas,
    Ingin ikutan menanggapi.
    Ada tanggapan dari pembaca kalau tidak salah mirip begini 'ngapain alien menggambarkan bentuknya sendiri?'
    Begini, saya sudah membaca 2 buku dari Eric von Daniken, dan 2 buku dari Graham Hancock. 2 orang ini mengajukan temuan yang sama, namun dengan hipotesa yang berbeda.
    Von Daniken mengajukan bahwa dulu ET pernah berkunjung ke bumi dan mereka TIDAK meninggalkan relic. TAPI manusia2 di bumi inilah yang mencoba merekam kunjungan mereka ke bumi dengan cara menggambarnya di batu. Makanya mereka menggambar bentuk2 serupa makhluk asing.

    Sedangkan Graham Hancok (bukunya: Fingerprints of the Gods' dan 'Supernatural') mengajukan hipptesa bahwa zaman dulu terjadi ledakan kebudayaan di seluruh bumi tepatnya 50,000 taun yg lalu. secara hampir bersamaan seluruh manusia di bumi mampu melakukan budaya (menulis, menggambar, berkomunikasi, dll) Dan ia mengatakan bahwa hal itu disebabkan adanya TEACHER atau campur tangan dari sosok yang menjadi GURU bagi umat manusia.

    Sejarang manusia memang menarik. penuh misteri. Saya anjurkan membaca juga buku Graham Hancock.

    Untuk Theory of Everything. Kebetulan saya penggemar fisika modern. Silahkan berkunjung ke blog saya, www.human-earth.blogspot.com

    Terima kasih.

    ReplyDelete
  46. wahahhahahaha.....mereka secara tidak sadar telah menciptakan "Hoax Circles"....hahhahhaha

    ReplyDelete
  47. eehh..ada bang erianto kat sini pulak??hehehhee...its me lah,....Sambu Beach...!hehhehhee

    ReplyDelete
  48. saya memang sudah membaca buku nya Erich Von Daniken, buku tersebut memang disusun berdasarkan penemuan2 purbakala yang pernah ada DAN berdasarkan LEGENDA2 RAKYAT yang pernah ada. Buku itu murni merupakan penuangan jalan pemikiran dari Erich Von Daniken. Jadi kalo buku itu dijadikan sebagai patokan kebenaran, berarti kita harus mencari KEBENARAN itu sendiri dari arti misterius benda2 purbakala dan Legenda2 rakyat dahulu, dan bukan dari pengarang buku tersebut. Karena jalan pemikiran setiap orang pasti lah berbeda.
    Kalau Erich Von Daniken mengatakan bahwa sebagian fakta dia karang, ya jelas saja dia pasti mengarangnya karena keseluruhan legenda yang diceritakannya adalah legenda2 misterius yang belum pernah terpecahkan sampai saat ini, Dan buku itu merupakan hasil pemikirannya.
    Kalo saya melihat point penting dari Nilai Kebenaran yang harus dicari adalah melalui Legenda2 jaman purbakala itu sendiri, dan rasanya justru itu yang masih menjadi permasalahan sampai saat ini :).
    Erich Von Daniken hanya merupakan salah satu orang yang berusaha membuktikan legenda itu, dengan cara menghubungan legenda tersebut dengan benda yang dianggap fiktif.
    Dan jika Erich Von Daniken gagal membuktikannya, apakah Legenda itu lantas langsung kita katakan sebagai legenda dongeng ? karena orang yg membuktikannya menggunakan benda fiktif ?

    Fakta2 nyata yang kita dapatkan untuk pembuktian legenda2 itu memang sangat susah didapatkan dan belum pernah ada yang memuaskan.
    Fakta2 yang telah didapat, oleh kaum akademis sering dikatakan tergolong dalam faktor kebetulan dan terkesn dipaksakan.

    Contoh fakta dari zaman Mesir kuno :

    "Apakah benar-benar hanya kebetulan saja bahwa bila tinggi piramida Cheops diperbanyak dengan 1 milyar,akan menjadi 98.000.000 mil (148.208.000 km) kira-kira sesuai dengan jarak antara matahari dan bumi ? "
    "Apakah kebetulan juga, bahwa garis meridian yang melalui piramida-piramida membagi benua dan samudera menjadi dua bagian yang sama? (bujur 0)"
    "Apakah kebetulan juga, bahwa luas bidang dasar piramida itu bila dibagi oleh dua kali tinggi, hasil baginya adalah r = 3.14159 yang sangat terkenal itu? (bahkan sebelum rumus phytagoras ditemukan)"
    "Apakah kebetulan juga, bahwa mereka dapat menemukan cara menghitung berat bumi? (berat piramida di kali 10^15)"
    "Apakah kebetulan jika keliling piramida di kali dua sama dengan 1 menit dari 1 derajat katulistiwa?"

    Kalo pada satu OBYEK yang sama terdapat 1 atau 2 KEBETULAN mungkin memang KEBETULAN. Tapi kalo segitu banyak ? berarti termasuk KEBETULAN YANG SANGAT KEBETULAN (meniru judul post om Enigma :D)

    ReplyDelete
  49. menurut informasi yang saya tahu itu adalah benar tapi bukan dropa tapi bropa salah satu dari empat ras alien,sedangkan yang membantu membangun piramid di mesir adalah alien dari bangsa mosram.

    ReplyDelete
  50. Kedelapan fakta yg blogger tulis diatas ini dpt drmana ??? Trims

    ReplyDelete
  51. Bukankah sdh saya kasih sumber beserta link di bwh tulisan?

    ReplyDelete
  52. Kalau anda percaya itu Hoax, anda tinggal lupakan kisah ini dan cari2 lagi misteri baru...

    Tapi kalau anda percaya ini adalah misteri yg belum terpecahkan, anda akan tetap membuka pikiran anda untuk menerima input atau bukti baru di masa yang akan datang...

    karena apa,.. karena anda tidak memegang buktinya, anda cuman baca2 buku dan berkesimpulan sendiri... Terlalu cepat mengambil kesimpulan... Misteri itu selalu di tutupi, terutama yg menyangkut loncatan teknologi, negara yg punya informasi ini, pasti tidak akan membagi2nya..

    Bentuk bangsa dropa, tidak hanya dalam piringan2, akan tetapi dari pahatan2 di dinding gua. Bentuk manusia kepala besar dan leher pendek hampir tidak terlihat. Bentuk ini dijumpai di australia juga, dilukis oleh orang2 aborigin.. Nah.. baru tahu kan.... bahan kobalt adalah bahan yg sangat unik, dimana jika jika bahan lain dipanaskan hingga ribuan derajat meleleh, kobalt malah merubahnya panas tersebut jadi energi listrik...

    Analisa bagus.. CUMAN MEMATIKAN PENELITIAN...

    ReplyDelete
  53. Pertama, anda berasumsi terlalu jauh. Saya sangat terbuka untuk input atau bukti baru yang bisa saja muncul. Baca saja postingan saya tentang ukiran helikopter di dinding abydos:

    http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/12/ukiran-helikopter-di-dinding-kuil.html

    Lalu, anda berkata:

    "karena apa,.. karena anda tidak memegang buktinya, anda cuman baca2 buku dan berkesimpulan sendiri..."

    Pertanyaan saya, apakah kamu memegang bukti kalau batu dropa benar-benar ada? apakah kamu melihat sendiri batu dropa? apakah kamu pernah melihat lempeng lolladoff?

    Atau, kamu cuma tahu dari buku dan berkesimpulan sendiri?

    Jika kamu juga tahu dari buku atau literatur lainnya, apa bedanya kamu dengan saya?

    Kalau kamu sama dengan saya, mengapa saya tidak boleh menyatakan pendapat?

    Jika kamu memegang buktinya, misal, tidak usah batu dropa-lah, cukup fotonya saja yang kamu potret sendiri, lalu kirim ke saya. Pasti saya akan mengkoreksi tulisan ini.

    Dalam sebuah misteri atau arkeologi atau sains, pro kontra itu biasa. Kita tidak bisa meminta orang yang tidak setuju dengan kita untuk diam. Bukankah tulisan ini seharusnya membuat kamu semakin giat untuk menemukan bukti adanya batu dropa?

    Justru saya tidak mematikan penelitian karena saya akan memacu orang untuk membuktikan kebenaran dropa dan Lolladoff. Jika ada yang berhenti melakukan penelitian karena tulisan ini, maka itu cuma karena satu hal, yaitu karena mereka setuju dengan saya.

    Jika kamu merasa saya memimpin orang kepada jalan yang salah, mengapa kamu tidak membuat sebuah blog yang memaparkan kebenaran adanya batu dropa supaya posisi kita kembali menjadi sama?

    Pertanyaan terakhir saya, sekali lagi, apakah kamu memegang buktinya? atau kamu cuma membaca buku dan berkesimpulan sendiri kalau batu dropa benar-benar ada?

    ReplyDelete
  54. enigma said (a): "Dalam sebuah misteri atau arkeologi atau sains, pro kontra itu biasa. Kita tidak bisa meminta orang yang tidak setuju dengan kita untuk diam. Bukankah tulisan ini seharusnya membuat kamu semakin giat untuk menemukan bukti adanya batu dropa?" anda berargumen untuk menyerang sikap artikel anda sendiri.

    enigma said (b):"Jika kamu merasa saya memimpin orang kepada jalan yang salah, mengapa kamu tidak membuat sebuah blog yang memaparkan kebenaran adanya batu dropa supaya posisi kita kembali menjadi sama?" percuma saja yg terjadi nanti malah adu ego bkn semngat penelitian.

    makanya jangan provokatif dan sarkastik netral2 saja sehingga kita ga cepat2 meracuni atau mematikan kekritisan pemikiran orang lain,. kalau tak suka cerita2 aneh(UFO) tinggalkan saja.

    ReplyDelete
  55. Sepertinya kamu belum menjawab pertanyaan terakhir saya :)

    ReplyDelete
  56. seru...
    maju terus bung enigma...
    saya setuju dengan slogan blog ini,,"selalu ada sisi yang lain".
    nah disini mungkin kita bisa melihat dari sisi yang berbeda..
    kebenaran mutlak datangnya dari Allah SWT, tetapi manusia justru dituntut mencari kebenaran dalam tiap hidupnya..

    ReplyDelete
  57. w said..
    saya rasa anda cukup bijak dan banyak membantu publik bung enigma. saya menyukai hasil kerja anda terbukti banyak post coment diblog anda mensuport bukan menghujat

    ReplyDelete
  58. wah wah.... sy rasa istilah menghujat terlalu jauh hehehe :p

    Sy juga salah satu yg suka baca artikel dari blog ini.... memang tidak bisa dipungkiri kalo apa yg dikemukakan enigma adalah menarik :) baik di artikel ini ataupun di artikel2 lainnnya. "menarik" bisa dalam dua pengertian, yaitu mengundang support, atau sebaliknya mengundang kritik... tapi keduanya adalah hal yg biasa terjadi. Iya kan :D

    Sy pribadi sih lebih suka melihat kritik....karna pasti ada sanggahan2... jadinya lebih menarik untuk disimak hehehe.... Kalo cuma support paling isinya itu2 aja... cuma pengungkapan aja yg beda.

    Mungkin apa yg dimaksudkan oleh temen kita di atas adalah bahwa tidak adanya bukti fisik, bukan berarti bahwa teori yg ada adalah hoax. Beberapa kemungkinan bisa saja terjadi. Mengingat adanya kepentingan2 dari berbagai pihak. Bisa jadi memang bukti sengaja ditiadakan kemudian disebarkan teori2 yg mengarah pada kebuntuan.

    Atau misalnya si penulis buku itu...(lupa nama n judul buku...males scroll ke atas hihihi). Bisa jadi dia didesak oleh pihak2 tertentu untuk menyangkal temuannya sendiri.

    Yah yg namanya kemungkinan...bisa apa aja bukan... (jd ingat permainan matematika wkt smp, mengenai "peluang angka" yg pake dadu gitu hehe)

    Terus pernyataannya yg bilang bahwa enigma mematikan penelitian (kalo ga salah), mungkin maksudnya adalah teori yg diajukan secara gamblang oleh enigma dengan menyatakan bahwa kedua artifak adalah hoax belaka jusru akan menghilangkan minat orang untuk meneliti lebih jauh. ya ngapain meneliti objek yg ga ada.... mungkin begitu :p hehehe

    Tapi enigma juga benar, kalo ini hanya sebuah teori berdasarkan bukti2 yg ditemukan oleh enigma...kalau memang ada bukti terbaru kenapa tidak...Toh sebagai orang ilmiah, kita harus open minded...

    Keep going bro enigma... and to our brother, peace yoo. ditunggu saran dan kritiknya...

    btw, sorry kalo commentnya belakangan... baru sempet baca yg ini soalnya hehehe ^_^

    ReplyDelete
  59. yaks... kayaknya bang enigma gak perlu merivisi
    lagi dech.soalnya aq search gambarnya di google pun yg ada cuma gambar batu bi aja.saluyt deh buat
    bang enigma..

    ReplyDelete
  60. Mas enigma.. saya punya satu gambar baru dropa yang sangat jelas bentuknya. apakah itu juga termasuk batu Bi yang anda katakan? yang saya punya bewarna Hijau dan lingkarannya sempurna.
    serta saya baca bahwa Dr. Tsum Um Nui bahkan mengeluarkan tulisannya yang berjudul "The Grooved Script Concerning Spaceships Which, as Recorded on the Discs, Landed on Earth 12,000 Years Ago." bisakah anda menjelaskannya?
    Frezze....

    ReplyDelete
  61. Ya, saya juga pernah melihat foto "batu dropa" yang berwarna hijau. Itu juga batu Bi. Paper Dr sum um Nui itu juga fiktif. Profesornya juga fiktif. Kamu boleh mencoba mencari profil profesor itu di google dan kamu tidak akan bisa menemukannya.

    ReplyDelete
  62. Saya rasa bang Enigma masih belum cukup mencari lebih dalam mengenai masalah ini..

    Menurut saya pribadi, tidak ada yang salah jika bang Enigma ingin mengemukakan pendapat!! Tapi, di dalam setiap masalah pasti akan menimbulkan pro dan kontra..

    Ada atau tidaknya Batu Dropa dan Lempeng Lollidoff ini, sebaiknya biarkan waktu yang menjawabnya.. Pesan saya agar anda tidak lagi mengemukakan pendapat yang bersifat profokatif!!

    Maaf jika saya menyinggung perasaan anda.. Saya hanya mengemukakan pendapat saya saja!!

    ReplyDelete
  63. good! bagus artikelnya,, sebenernya klo dijejerkan dengan ke 8 alasan itu,, saya akan meragukan juga,, afterall keep posting~!

    ReplyDelete
  64. Penemunya dan ilmuwannya aja fiktif... gimana bisa barang yg ditemukan nyata?
    Aneh2 aja nih yg maksa batu dropa dan lempeng lollidof ada >,<

    ReplyDelete
  65. lama saya tidak berkunjung kesini

    bung enigma, saya request tentang misteri Atlantis yang katanya Indonesia

    saya belum ngecheck kalo udah ditulis atau belum, kasih tahu saya ya kalo udah

    Salaam salaam

    ReplyDelete
  66. wah ternyata artikel ini panas juga komentatorny....
    tp dsini letak keseruannya sih, klo ga ada pihak yang pro atau yang kontra maka artikel ini hanya artikel biasa, tanpa ada bumbu yg pedas dari komentatornya....

    heheehe... pisss
    just kidding...

    by : aad

    ReplyDelete
  67. Bung E, sekarang di History Channel diputar acara Ancient Aliens. mohon tanggapannya.

    ReplyDelete
  68. IMHO: penulis orang yang kurang berwawasan, sehingga hanya berpatokan dari 2 bahan tulisan. Seakan-akan mencari kebenaran dari pihak lain untuk membenarkan teori yang diragukannya

    ReplyDelete
  69. terkadang mencari pembenaran itu sulit, karena ada misteri yang tak bisa dipecahkan oleh search engine sekalipun. dan itu harus dibuktikan dengan penelitian dan diakhiri dengan kesimpulan :D

    ReplyDelete